SuaraJawaTengah.id - Program Layanan Dokter Spesialis Keliling atau Speling yang diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, termasuk dari kalangan legislatif.
Program yang menyasar masyarakat pedesaan ini dinilai sebagai langkah positif untuk meningkatkan akses layanan kesehatan, terutama karena melibatkan langsung para dokter spesialis ke daerah-daerah yang selama ini sulit dijangkau fasilitas medis memadai.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Sarif Abdillah, menilai program ini sebagai salah satu terobosan penting di bidang kesehatan masyarakat.
Ia menyebutkan bahwa inisiatif menghadirkan dokter spesialis secara langsung kepada masyarakat di pelosok merupakan jawaban atas tantangan pelayanan kesehatan yang selama ini bersifat terpusat di wilayah perkotaan.
Namun demikian, Sarif berharap bahwa program ini tidak hanya berhenti pada aspek kuratif atau pengobatan saja, melainkan dapat diintegrasikan dengan pendekatan preventif secara menyeluruh.
“Namun harapan kami, kuratif ini bisa dinaikkan dengan melakukan hal-hal yang preventif, seperti bagaimana pola hidup sehat, atau hal-hal yang menyebabkan stunting,” ungkap Sarif, Kamis (5/6/2025).
Menurutnya, pepatah "mencegah lebih baik daripada mengobati" harus menjadi pedoman dalam implementasi kebijakan publik di bidang kesehatan.
Sebab, lanjut dia, upaya pencegahan yang dilakukan secara masif dan terstruktur justru akan memberikan hasil yang lebih baik serta efisien secara anggaran.
Ketimbang menunggu masyarakat sakit dan kemudian harus ditangani secara medis, edukasi tentang pola hidup sehat dan pengenalan terhadap faktor risiko penyakit dapat menjadi fondasi sistem kesehatan yang kuat.
Baca Juga: Meluruskan Salah Kaprah Dana Hibah Ormas di Jateng: Untuk Pencegahan Stunting hingga Narkoba
“Ini penting bagi masyarakat, karena ini menjadi salah satu edukasi yang perlu diberikan kepada masyarakat. Sehingga juga akan tumbuh perubahan paradigma dalam menjaga kesehatan di masyarakat,” jelas politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.
Sarif menekankan bahwa kesadaran masyarakat untuk merawat kesehatan harus terus dibangun. Ia menilai bahwa merawat diri tidak harus mahal, asalkan ada kemauan untuk menerapkan gaya hidup yang sehat dan menjauhi kebiasaan-kebiasaan yang dapat memicu penyakit.
“Merawat kesehatan itu sangat penting dan tidak harus mengeluarkan biaya banyak jika saja masyarakat mau melakukan tindakan preventif atau pencegahan,” tambahnya.
Program Speling sendiri menyediakan lima jenis layanan kesehatan gratis yang dapat diakses masyarakat, yakni pemeriksaan Tuberkulosis (TBC), kanker serviks, kesehatan jiwa, kusta, dan pemeriksaan kehamilan.
Layanan ini menjadi penting di tengah tantangan kesehatan masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang akses terhadap fasilitas kesehatan dasar masih minim.
Menurut Sarif, perhatian khusus juga perlu diberikan pada penanganan Tuberkulosis. Ia menyebut bahwa penanganan penyakit menular ini sejalan dengan program pemerintah pusat yang dipimpin oleh Presiden RI, yang menargetkan penurunan angka penyebaran TBC secara nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam
-
Pemprov Jateng Uji Bata Interlock, Bangun Rumah Lebih Cepat dan Hemat
-
Sejarah Baru! 21 Ponpes Eks-Jamaah Islamiyah Siap Gelar Upacara HUT RI ke-81
-
BBWS Bengawan Solo Perkuat Distribusi Air Bersih Bagi Wilayah Terdampak Kekeringan