Pemerintah Kota Semarang juga memberikan apresiasi tinggi terhadap program ini. PLH Walikota Semarang, melalui Kepala Bappeda Kota Semarang, Budi Prakosa, menyebut bahwa kolaborasi lintas sektor seperti ini sangat strategis dalam menciptakan ruang terbuka hijau di tengah kepadatan kota.
“Apresiasi kepada MilkLife dan Resilient Cities Network yang mendukung Kota Semarang melalui program OASIS ini, harapannya ke depan sekolah dan madrasah yang ada di Kota Semarang benar-benar bisa menjadi oase bagi padatnya kota. Sekolah menjadi ruang terbuka hijau publik yang mendinginkan kawasan di sekitarnya. Sekolah juga menjadi pelopor pendidikan lingkungan hidup dan perubahan iklim,” ujarnya.
Lebih jauh, Budi juga melihat dampak jangka panjang dari inisiatif ini. Ia menyatakan bahwa pendidikan lingkungan sejak dini bukan hanya bermanfaat untuk anak-anak, tetapi juga mampu menginspirasi masyarakat sekitar agar lebih sadar akan pentingnya aksi iklim.
“Kami melihat program percontohan ini sebagai pondasi awal yang kuat. Harapannya, perubahan yang sudah tercipta bisa berkelanjutan dan diperluas, tidak hanya di Semarang tetapi juga di kota-kota lain,” tambahnya.
Sementara itu, dari sektor swasta, MilkLife menyatakan bahwa keterlibatan dunia usaha dalam isu perubahan iklim kini menjadi urgensi moral sekaligus strategis. Vanessa Ingrid Pamela, Group Brand Head MilkLife, menyampaikan pentingnya aksi kolektif.
“Program OASIS Schoolyards membuktikan bahwa tindakan kecil dapat berdampak besar ketika menjadi budaya bersama. Namun, tantangan perubahan iklim masih sangat luas dan kompleks, membutuhkan keterlibatan lebih banyak pihak dan solusi kreatif baru. Kami berharap praktik dari program ini bisa menjadi salah satu katalis yang menginspirasi lebih banyak pihak, termasuk sektor swasta, untuk turut berkontribusi,” jelas Vanessa Ingrid Pamela, Group Brand Head MilkLife.
Dengan pendekatan holistik dan kolaboratif, program OASIS Schoolyards Semarang telah membuka jalan bagi terciptanya model pendidikan lingkungan hidup yang aplikatif dan transformatif di tingkat akar rumput. Sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi kini menjadi ruang hidup yang menumbuhkan harapan akan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
Terkini
-
Krisis Ladang Tani hingga Demam AI Global Jadi Biang Kerok Inflasi Jawa Tengah Mei 2026
-
Di Ambang Putus Sekolah, Ribuan Anak Miskin Jateng Diselamatkan Program Sekolah Kemitraan
-
Tegas! Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Anggaran Diprioritaskan untuk Perbaiki Jalan Berlubang
-
Kejurnas Sprint Rally Dongkrak Pengembangan Sport Tourism Jawa Tengah
-
Tumbuhkan Kesadaran Ekologis, Taj Yasin Ajak Ratusan Santri Tanam Mangrove di Rembang