Salah satu strategi penting adalah melakukan pendekatan persuasif kepada keluarga dan anak-anak yang bersangkutan. Dengan memahami latar belakang sosial, ekonomi, dan budaya, pendekatan yang digunakan bisa lebih terukur dan memberi hasil yang signifikan.
“Termasuk melakukan pendekatan secara persuasif. Sehingga model-model penanganan yang dilakukan bisa terukur dan terarah,” tambahnya.
Lebih dari sekadar pendidikan akademik, Sarif juga mendorong integrasi program kesetaraan dengan pelatihan keterampilan dan pendidikan kejuruan.
Menurutnya, hal ini penting agar anak-anak yang tidak lagi berada di jalur pendidikan formal tetap memiliki peluang untuk berkembang secara ekonomi dan sosial.
“Dalam pendidikan kesetaraan juga dapat melibatkan program-program pelatihan keterampilan dan pendidikan kejuruan untuk mempersiapkan individu untuk masuk ke dunia kerja,” ucapnya.
Pendekatan berbasis kebutuhan seperti ini, lanjutnya, menjadi jalan keluar bagi mereka yang memiliki kendala khusus, seperti harus bekerja sejak dini, mengalami masalah keluarga, atau tinggal di daerah terpencil.
“Pendekatan seperti ini memberikan kesempatan kepada mereka yang mungkin memiliki kebutuhan pendidikan khusus atau kehidupan pribadi yang kompleks, untuk tetap mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengembangkan karir mereka,” tandas Sarif.
Dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga pendidikan non-formal, tokoh masyarakat, dan sektor swasta, diharapkan program pendidikan kesetaraan dapat menjadi jembatan untuk menutup kesenjangan pendidikan yang masih terjadi di Jawa Tengah. Sebab, masa depan anak-anak tidak boleh ditentukan oleh keterbatasan akses semata.
Baca Juga: Unik! Bapak dan Anak Dilantik Jadi Anggota DPRD Jateng, Ternyata Dapilnya Sama
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
Terkini
-
Peserta UTBK Undip Berdalih Tak Paham Alat Dengar di Telinga, Polisi Beri Pembinaan
-
Ngeri! 5 Fakta Remaja Dibakar Paman di Semarang, Pemicunya Cuma Perkara Mandi
-
Rayakan Hari Kartini, BRI Gelar Srikandi Pertiwi untuk Perempuan Lebih Berdaya
-
3 Fakta Aksi Curang UTBK di Undip: Tanam Logam di Telinga Berakhir di Kantor Polisi
-
Kronologi Aksi curang peserta UTBK di Undip, Ketahuan Metal Detector!