“Gerakan pencegahan DBD melalui peningkatan kebersihan lingkungan dan pemberantasan sarang nyamuk harus menjadi budaya. Bukan hanya saat terjadi lonjakan kasus saja,” tambah politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.
Ia menutup pernyataannya dengan ajakan untuk memperkuat basis data sebaran kasus, memperluas kampanye edukatif, serta mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, kader kesehatan, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan.
“Dengan data yang akurat dan pemahaman masyarakat yang baik, maka upaya menekan angka kematian akibat DBD bisa dicapai secara lebih cepat dan efektif,” tandas Sarif.
Melihat tren yang ada, sudah saatnya semua pihak menempatkan penanganan DBD sebagai prioritas dalam kebijakan dan tindakan sehari-hari. Jangan tunggu lebih banyak nyawa melayang hanya karena lalai dalam menjaga lingkungan dan menunda aksi pencegahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan
-
Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak
-
Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi
-
Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya