“Gerakan pencegahan DBD melalui peningkatan kebersihan lingkungan dan pemberantasan sarang nyamuk harus menjadi budaya. Bukan hanya saat terjadi lonjakan kasus saja,” tambah politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.
Ia menutup pernyataannya dengan ajakan untuk memperkuat basis data sebaran kasus, memperluas kampanye edukatif, serta mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, kader kesehatan, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan.
“Dengan data yang akurat dan pemahaman masyarakat yang baik, maka upaya menekan angka kematian akibat DBD bisa dicapai secara lebih cepat dan efektif,” tandas Sarif.
Melihat tren yang ada, sudah saatnya semua pihak menempatkan penanganan DBD sebagai prioritas dalam kebijakan dan tindakan sehari-hari. Jangan tunggu lebih banyak nyawa melayang hanya karena lalai dalam menjaga lingkungan dan menunda aksi pencegahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026
-
Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan
-
5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran