SuaraJawaTengah.id - PT Semen Gresik Pabrik Rembang anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menunjukkan komitmen nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan di wilayah operasional melalui program unggulan Beasiswa Prasejahtera Berprestasi (BEST).
Langkah ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia poin ke-4, yakni memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui penguatan di bidang pendidikan.
Program BEST menyasar mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) ternama di Indonesia yang berasal dari Kabupaten Rembang dan Blora.
Tidak hanya mendapatkan dukungan finansial, para penerima juga berkesempatan mengikuti pelatihan soft skill atau pengembangan diri (bootcamp).
Senior Manager of Communication & CSR PT Semen Gresik, Sulistyono, menyampaikan bahwa program beasiswa ini merupakan salah satu bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan di bidang pendidikan.
“Program ini tidak hanya membantu secara ekonomi, tapi juga mendorong mahasiswa agar terus berprestasi dan berkembang secara personal. Ini merupakan program unggulan kami yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” tuturnya.
Ia menambahkan, tercatat sejak tahun 2022 hingga 2025, PT Semen Gresik telah menyalurkan total Rp1,7 miliar kepada 95 mahasiswa terpilih dari Perguruan Tinggi Negeri asal Kabupaten Rembang dan Blora.
Dimana sebanyak 14 mahasiswa yang terpilih berasal dari wilayah ring 1 perusahaan.
Selain mendapatkan bantuan pendidikan senilai Rp 10 juta, para penerima beasiswa BEST juga dibekali dengan pelatihan kepemimpinan, pengembangan soft skills, berpikir kritis, serta kemampuan komunikasi dan kolaborasi.
Baca Juga: Dukung Asta Cita Presiden RI, Semen Gresik Salurkan Beasiswa Prasejahtera kepada 25 Mahasiswa PTN
“Pelatihan ini dirancang untuk mempersiapkan mereka menjadi generasi muda yang adaptif dan siap menghadapi tantangan zaman,” terangnya.
Salah satu penerima beasiswa, Nino Auliya Nahara, mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) asal Kecamatan Kaliori Kabupaten Rembang menyampaikan rasa syukurnya karena terpilih sebagai penerima program beasiswa BEST 2025.
“Alhamdulillah, saya sangat senang memperoleh beasiswa BEST dari Semen Gresik. Kami mendapatkan ilmu dan meningkatkan soft skill, sehingga bisa menjadi bekal untuk masa depan,” ujarnya.
Ungkapan senada disampaikan oleh Bintang Kautsar Herido mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) dari Desa Ngotet, Kabupaten Rembang.
Ia berharap agar program beasiswa ini terus dikembangkan agar lebih banyak pelajar potensial di Rembang dan Blora bisa merasakan manfaatnya.
“Beasiswa ini sangat membantu dalam meringankan biaya kuliah saya. Ini juga menjadi motivasi besar bagi saya untuk terus belajar dan berprestasi,” tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
22 Kasus Kekerasan di Pondok Pesantren Jateng Catat 85 Korban, Pencegahan Jadi Sorotan
-
Semarang Cerah Berawan, Sejumlah Wilayah Jateng Berpotensi Hujan Ringan
-
Divonis 8,5 Tahun Penjara, Sudewo Sebut Ada Intervensi Politik
-
Sudewo Melawan! Tolak Vonis 8,5 Tahun Penjara dan Siapkan Banding
-
Sudewo Divonis 8,5 Tahun Penjara, Ketika Jabatan Publik Berujung Skandal Korupsi