Akibatnya, data distributor yang dimiliki pemda bersifat dinamis dan tidak bisa diandalkan. Banyak distributor yang didatangi ternyata sudah tutup tanpa laporan. Hal ini membuat pemda lumpuh saat harus melakukan penelusuran kasus seperti beras oplosan.
“Kita tidak melakukan investigasi lebih dalam terkait oplosan-nya. Karena oplosan itu yang bisa melakukan pengecekan adalah Bulog. Tugas pokok kami kaitannya dengan perlindungan konsumen,” ujar Pancaraningtyas.
Kelemahan sistem ini disadari betul oleh pemerintah, meski solusi yang disiapkan baru menyentuh beras medium bersubsidi. Badan Urusan Logistik (Bulog) kini merancang sistem pembelian tertutup untuk beras SPHP, di mana pembeli harus difoto, mirip mekanisme pembelian BBM bersubsidi untuk mencegah penyelewengan.
Namun, untuk beras premium yang peredarannya bebas, sistem pengawasan masih bolong. Longgarnya tata kelola ini menjadi surga bagi distributor 'hantu' yang bisa muncul dan menghilang kapan saja, meninggalkan konsumen dengan beras berkualitas rendah yang dibeli seharga premium.
“Kalau distribusi market terbuka, memang sulit kami mendeteksi keberadaan distributornya. Apalagi barangnya di pasar. Kami bisa ngecek tapi kan tidak tiap hari. Paling temporer kita lakukan inspeksi, itu yang kita jalankan sekarang,” pungkas Pancaraningtyas.
Kontributor : Angga Haksoro Ardi
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Bupati Cilacap Nonaktif Segera Diadili Kasus Dugaan Korupsi THR
-
BRI x REI Expo Semarang 2026 Tawarkan Promo KPR Bunga Mulai 1,75%, Wujudkan Rumah Impian
-
Perkuat Sistem Tanggap Darurat Perusahaan, PT Semen Gresik Gelar Sertifikasi Pemadam Kebakaran
-
Imigrasi Semarang Deportasi 14 WNA dan Tolak 21 WNA Masuk via Bandara Ahmad Yani
-
Hari Anak Nasional 2026: BRI Peduli Ini Sekolahku Gelar Edukasi Finansial, Dorong Semangat Belajar