Embun beku menempel di rumput lapangan dekat Candi Setyaki, Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Sabtu (19/7/2025) pagi, saat suhu minimum permukaan mencapai minus 2 derajat celcius. [ANTARA/HO-Dinbudpar Banjarnegara]
Menyikapi dualisme dampak ini, Hery Susanto Wibowo dari BMKG mengimbau semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Tanaman yang rentan seperti kentang perlu dilindungi, dan wisatawan diharapkan menyiapkan pakaian hangat agar tidak terjadi gangguan kesehatan akibat cuaca dingin ekstrem,” kata Hery.
BMKG mengakui bahwa catatan historis suhu ekstrem di Dieng belum terdokumentasi lengkap karena keterbatasan akses alat pantau yang baru bisa dioperasikan langsung oleh BMKG Banjarnegara sejak tahun 2025. Namun, berdasarkan data terbatas, suhu di kawasan tersebut bisa mencapai minus 4 derajat Celsius pada puncak kemarau, sebuah peringatan dini bagi pemerintah daerah, pelaku wisata, dan terutama para petani di 'Negeri Atas Awan' itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Ahmad Luthfi Realokasi Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan Rusak di Jateng
-
Krisis Ladang Tani hingga Demam AI Global Jadi Biang Kerok Inflasi Jawa Tengah Mei 2026
-
Di Ambang Putus Sekolah, Ribuan Anak Miskin Jateng Diselamatkan Program Sekolah Kemitraan
-
Tegas! Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Anggaran Diprioritaskan untuk Perbaiki Jalan Berlubang
-
Kejurnas Sprint Rally Dongkrak Pengembangan Sport Tourism Jawa Tengah