SuaraJawaTengah.id - Petugas Lapas Semarang, menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu.
Kasus penyelundupan narkoba itu diduga dilakukan istri salah seorang narapidana saat melakukan kunjungan.
Kepala Lapas Semarang Fonika Affandi mengatakan, kasus ini bermula ketika petugas melakukan pemeriksaan terhadap bawang bawaan pengunjung.
Menurut dia, seorang pengunjung berinisial MF bersama anaknya menjalani pemeriksaan oleh petugas.
"Petugas mencurigai barang yang digenggam oleh MF," kata Fonika melansir ANTARA, Kamis (24/7/2025).
Saat ditanya oleh petugas, kata dia, MF mengaku barang yang digenggamnya merupakan digunakan untuk membersihkan hidung anaknya yang sedang pilek.
Petugas, lanjut dia, kemudian meminta MF menyerahkan barang yang ada digenggamnya itu.
Dari bungkusan yang digenggam MF, menurut dia, petugas mendapati enam paket kecil sabu-sabu.
MF sendiri datang untuk mengunjungi suaminya, ANR yang sedang menjalani hukuman di Lapas Semarang.
Baca Juga: Skandal Narkoba: 5 Polisi Polda Jateng Diseret ke Meja Hijau
"Pengakuan pelaku, nekat memasukkan barang haram tersebut karena membutuhkan biaya untuk merawat anaknya, dijanjikan imbalan jika memberikan sabu itu ke ANR," katanya.
Pelaku dan barang bukti sabu-sabu selanjutnya diserahkan ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah untuk penyelidikan lebih lanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Skandal Investasi Bodong 'Snapboost' di Blora: Nama Guru SMA Terseret, Ratusan Juta Melayang
-
Waspada Semarang! BMKG Prediksi Diguyur Hujan dan Ingatkan Potensi Banjir Rob Hari Ini
-
Bos Sritex Dituntut 16 Tahun Bui: Rugikan Negara Rp1,3 T Tanpa Rasa Bersalah
-
Harga Sayur Lebih Stabil Setelah Ada MBG, Petani Boyolali Harap Program Terus Berlanjut
-
Semangat Petani Boyolali Terangkat, MBG buat Pesanan Sayur Melonjak