SuaraJawaTengah.id - Isu mengenai Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar kembali mencuat dalam beberapa pekan terakhir.
Wacana itu ramai diperbincangkan setelah muncul suara dari sejumlah kader yang menilai perlunya evaluasi terhadap kepemimpinan partai di tingkat pusat.
Munaslub sendiri merupakan forum tertinggi partai yang bisa digelar di luar jadwal Munas reguler, dengan alasan mendesak, salah satunya terkait kepemimpinan.
Jika benar-benar terlaksana, Munaslub bisa menjadi momentum penting untuk menentukan arah kebijakan dan masa depan Partai Golkar.
Meski demikian, tidak semua pengurus daerah menanggapi serius wacana ini. Sebagian DPD di daerah, termasuk di Jawa Tengah, memilih untuk tidak terlibat terlalu jauh.
Ketua DPD Golkar Jawa Tengah, Mohammad Saleh, menegaskan pihaknya kini sedang fokus mengurus agenda konsolidasi internal di daerah, bukan memikirkan Munaslub.
"Maaf, kami lagi fokus konsolidasi Musda kabupaten kota, nggak ngurusin Munaslub, Mas," kata Saleh, Minggu (24/8/2025).
Menurutnya, Musyawarah Daerah (Musda) kabupaten/kota menjadi prioritas utama karena menyangkut regenerasi kepengurusan dan penguatan struktur partai hingga ke tingkat bawah.
Saleh menilai, konsolidasi ini lebih strategis untuk memastikan soliditas partai di Jawa Tengah.
Baca Juga: Jejak Kelam Dukun Pengganda Uang Racuni Pasutri di Pemalang, Ternyata Residivis Kasus Serupa
Sementara itu, dari tingkat pusat, hingga saat ini DPP Partai Golkar belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait isu Munaslub.
Namun, dinamika internal yang berkembang menunjukkan adanya aspirasi berbeda dari sejumlah kader yang mendorong evaluasi organisasi.
Wacana Munaslub Partai Golkar memuncak sebagai respons atas dinamika kepemimpinan di internal partai.
Meskipun kerap menyebar secara informal, akar isu ini bisa ditelusuri sejak munculnya keraguan terhadap legitimasi Ketua Umum Golkar saat ini, Bahlil Lahadalia.
Bahlil secara tegas membantah adanya rencana pelaksanaan Munaslub yang bermaksud menggantikannya sebagai ketua umum.
Pernyataan tersebut disampaikan usai menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar di Kalimantan Selatan pada Minggu (3 Agustus 2025)
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman
-
Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah