- Rahayu Saraswati mundur dari DPR imbas pernyataan fatal.
- Pengunduran diri ini dinilai sebagai sikap ksatria.
- Partai Gerindra kehilangan kader potensial di parlemen.
SuaraJawaTengah.id - Keputusan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai anggota DPR RI periode 2024–2029 menuai beragam tanggapan.
Langkah politikus muda itu dinilai sebagai sikap ksatria sekaligus bisa menjadi standar baru dalam dunia politik Indonesia.
Salah satu tokoh masyarakat di Kota Lama Semarang, Agus Suryo Winarto, menilai keputusan Sara—sapaan akrabnya—punya dua sisi penting.
“Pertama, keputusan ini adalah bentuk tanggung jawab seorang kader partai politik yang diamanahi masyarakat sebagai wakil rakyat. Kalau merasa melakukan kesalahan, maka sudah sepatutnya mengakuinya secara ksatria,” kata Agus, Jumat (12/9/2025).
Menurutnya, langkah Sara juga dapat menjadi momentum konsolidasi internal Partai Gerindra. “Apa yang dilakukan Mbak Sara bisa jadi standar baru, baik bagi partai maupun bagi pejabat politik lainnya. Politisi kalau memang salah, harus berani bertanggung jawab,” tegasnya.
Namun di sisi lain, Agus mengaku menyayangkan pengunduran diri tersebut. Pasalnya, Rahayu Saraswati dikenal sebagai sosok politisi muda yang melek dunia kreatif, peduli isu lingkungan, konsisten memperjuangkan perlindungan anak, serta kritis terhadap berbagai kebijakan publik.
“Gerindra jelas kehilangan seorang petarung di bidang hak-hak anak, perempuan, dan isu lingkungan. Tapi saya tetap mengapresiasi sikap ksatria beliau. Kalau di partai lain, jarang ada yang berani mundur meski terbukti bersalah. Semoga ini bisa menjadi contoh,” imbuhnya.
Agus juga berharap Partai Gerindra menjadikan langkah tersebut sebagai inspirasi untuk membangun tradisi politik yang lebih sehat. “Untuk menjadi partai besar, butuh keberanian dan sikap ksatria dari para pemimpinnya,” tandasnya.
Diketahui, Sara mengumumkan pengunduran dirinya melalui akun Instagram pribadinya pada Rabu (10/9/2025). Dalam unggahannya, ia menyampaikan permohonan maaf terkait pernyataan kontroversial yang sempat menjadi sorotan pada 28 Februari 2025 lalu.
Baca Juga: Dear Caleg Terpilih, Segera Serahkan LHKPN Sebelum Pelantikan
“Dengan ini saya menyatakan pengunduran diri saya sebagai anggota DPR RI kepada Fraksi Gerindra,” tulis Sara dalam pernyataannya.
Meski tidak menjelaskan alasan rinci di balik keputusan tersebut, pengunduran diri Sara kini menjadi perhatian publik dan menimbulkan diskursus soal etika politik di Tanah Air.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Abaikan Kritik Elite, PCNU se-Banyumas Raya Kompak Dukung Gus Yahya Lanjut Dua Periode
-
Prakiraan Cuaca di Semarang Senin Ini: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Ringan hingga Sedang
-
DPRD Jateng Soroti Jalur Maut Silayur Semarang: Tegakkan Aturan atau Korban Terus Berjatuhan!
-
Terinspirasi Candi Borobudur, Artotel Leguna 'Bayi Cantik' di Kota Magelang
-
BRILink Agen Mekaar Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan di Komunitas