Temannya yang mukmin menegurnya dengan lembut. Ia mengingatkan asal penciptaan manusia dari tanah dan setetes air mani, lalu menjadi laki-laki sempurna. Ia juga menasihati agar si kaya mengucapkan “Masya Allah, la quwwata illa billah” ketika memasuki kebunnya. Ungkapan ini menunjukkan bahwa semua nikmat hanya terwujud atas izin dan kekuasaan Allah
6. Kehancuran yang Mengguncang
Doa dan harapan sahabat yang beriman terwujud. Allah ﷻ menurunkan musibah sehingga kebun si kaya hancur lebur. Airnya hilang, hasil panennya musnah, hingga ia hanya bisa menyesali kesombongannya.
Ia menepuk-nepuk tangannya, tanda penyesalan mendalam, dan berkata, “Aduhai, kiranya dulu aku tidak memersekutukan seorang pun dengan Tuhanku”
7. Nikmat Iman Lebih Utama daripada Kekayaan
Kisah ini ditutup dengan penegasan bahwa nikmat iman dan agama jauh lebih berharga dibanding harta benda. Allah memberikan dunia kepada siapa saja, baik yang Dia cintai maupun yang tidak.
Tetapi iman dan Islam hanya diberikan kepada hamba pilihan-Nya. Inilah yang menjadi pembeda antara keberuntungan hakiki dan kesenangan semu
Kisah si kaya dan si miskin dalam Surat Al-Kahfi adalah cermin bagi kehidupan kita hari ini. Dunia hanyalah peran sementara—ada yang kaya, ada yang miskin.
Ketika diberi kelapangan, gunakan untuk kebaikan, bukan kesombongan. Ketika diuji dengan kesempitan, bersabarlah dan pegang teguh iman. Pada akhirnya, yang abadi hanyalah amal dan keimanan.
Baca Juga: Kode Redeem FF Hari Ini 18 September 2025: Banjir Skin Senjata dan Bundle Langka, Gratis!
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama