SuaraJawaTengah.id - Kabar gembira bagi para pencari kerja di Jawa Tengah dan sekitarnya! Universitas Muria Kudus (UMK) kembali menggebrak dengan penyelenggaraan Job Fair 2025 yang digelar masif.
Tak tanggung-tanggung, sebanyak 24 perusahaan ternama membuka ratusan lowongan pekerjaan dalam acara yang berlangsung selama dua hari, 18-19 September 2025. Ini adalah kesempatan emas yang wajib diserbu!
Acara yang dipusatkan di Auditorium Universitas Muria Kudus ini menjadi jembatan strategis yang menghubungkan para talenta, baik lulusan UMK maupun masyarakat umum, dengan dunia industri.
Jangan khawatir jika Anda bukan alumni UMK, karena bursa kerja ini terbuka untuk siapa saja yang sedang berburu pekerjaan impian.
Ketua Panitia Job Fair 2025, Retno Handayani, menegaskan bahwa acara ini dirancang untuk menjangkau audiens yang luas.
"Puluhan perusahaan yang kami gandeng, mulai dari manufaktur, retail, perbankan, hingga teknologi. Job fair ini tidak hanya ditujukan untuk lulusan UMK, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum dari berbagai daerah, termasuk Pati, Jepara, Demak, Semarang, dan sekitarnya," ungkapnya dikutip dari ANTARA, Kamis (18/9/2025).
Antusiasme para pencari kerja pun sudah terlihat bahkan sebelum acara resmi dibuka. Tercatat, sudah ada 1.200 peserta yang mendaftar secara online, menunjukkan betapa besarnya kebutuhan akan informasi lowongan kerja yang valid dan terpusat.
Total, ada sekitar 150-an lowongan dengan masing-masing perusahaan menawarkan hingga empat posisi jabatan berbeda.
Beberapa raksasa industri yang ikut meramaikan bursa kerja ini antara lain PT Sukun, PT Hwaseung Indonesia-Jepara, BRI, Pura Group, BSI, Suzuki, BFI Finance, Indosat Ooredoo Hutchison, PT Sinar Sosro Gunung Slamet, PT Santos Jaya Abadi (Kapal Api Group), dan PT Nusantara Building Industries.
Baca Juga: UMK Academy Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah, 133 UMK Siap Naik Kelas
Kehadiran nama-nama besar ini menjadi magnet kuat bagi para job seeker untuk datang dan mencoba peruntungan.
"Melalui ajang ini, kami berharap dapat memberikan kemudahan akses informasi lowongan kerja bagi kedua belah pihak, baik perusahaan yang mencari talenta berkualitas maupun para pencari kerja yang membutuhkan peluang sesuai kompetensinya," tambah Retno.
Bukan Sekadar Bursa Kerja Biasa
Job Fair UMK 2025 bukan hanya sekadar tempat menaruh lamaran. Pihak penyelenggara juga menyediakan sesi sharing dan konsultasi karier.
Ini menjadi nilai tambah bagi para pengunjung untuk mendapatkan wawasan langsung dari para praktisi industri, mempersiapkan diri menghadapi proses seleksi, hingga strategi membangun karier yang cemerlang.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Pelacakan Alumni, Sugeng Slamet, menyatakan bahwa acara ini merupakan agenda keenam kalinya yang digelar sebagai bukti komitmen UMK dalam memperluas jaringan kerja sama dengan industri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR
-
Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin
-
Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter
-
Bukan Cuma Hiburan, Sarif Abdillah Sebut Kesenian Tradisional Simpan Petuah Penting
-
Konflik PPP Memanas, Mardiono Depak Waketum Agus Suparmanto dan Taj Yasin