- FINNA Berbagi hadirkan tawa dan semangat baru untuk 178 anak-anak hebat di YPAC Semarang.
- Bantuan kursi khusus dan alat sekolah menunjang mimpi serta kemandirian siswa disabilitas.
- Penampilan tari dan lagu dari siswa warnai momen kebersamaan yang lebih dari sekadar donasi.
SuaraJawaTengah.id - Gelak tawa dan tepuk tangan riuh memecah suasana di aula Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Semarang, Rabu (29/10/25).
Hari itu, wajah 178 siswa berkebutuhan khusus tampak berseri-seri, seolah lupa sejenak pada keterbatasan yang mereka miliki. Ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan sebuah perayaan semangat hidup dalam program CSR “FINNA Berbagi”.
Momen paling mengharukan tercipta saat para siswa naik ke atas panggung. Dengan penuh percaya diri, mereka membawakan lagu “Kaulah Ibuku” yang sukses membuat banyak hadirin menahan haru.
Tak lama berselang, panggung kembali semarak oleh penampilan Tarian Medley Nusantara yang dibawakan dengan penuh energi, membuktikan bahwa semangat mereka tak pernah cacat.
PT Sekar Laut, Tbk (FINNA) tak hanya datang membawa keceriaan, tetapi juga harapan baru. Bantuan berupa perlengkapan sekolah kursi khusus yang dirancang untuk kenyamanan siswa tuna daksa dan tuna grahita diserahkan langsung.
Bantuan ini menjadi sangat berarti, karena fasilitas yang memadai adalah kunci bagi mereka untuk bisa belajar dengan lebih optimal.
“Kami memilih berbagi dengan anak-anak YPAC Semarang karena kami percaya setiap anak punya hak yang sama untuk mendapatkan perhatian, dukungan, dan kesempatan berkembang,” ungkap Yunias Haryo Prabowo, Head of Region Sales Central PT Sekar Laut Tbk.
Baginya, program ini adalah panggilan hati dan wujud komitmen perusahaan yang tak pernah putus.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Setiap tahun kami secara konsisten melaksanakan dua hingga tiga kegiatan CSR dengan segmen penerima manfaat yang berbeda. Mei lalu, kami sudah jalankan konservasi terumbu karang di Lampung,” tambahnya.
Baca Juga: Semarang Kembali Dikepung Banjir, Jalur Pantura Lumpuh Terendam hingga 90 Cm!
Selain kursi khusus, FINNA juga menyerahkan perlengkapan sekolah serta paket produk untuk seluruh siswa dan 39 guru yang selama ini berdedikasi mendampingi mereka.
Keceriaan semakin lengkap dengan sesi permainan interaktif yang membangun keakraban.
Ketua Yayasan YPAC Semarang, Rahayu Wijayanti, menyambut hangat uluran tangan ini. Ia melihat bantuan tersebut bukan sekadar benda, melainkan suntikan motivasi bagi anak-anak didiknya untuk terus berjuang.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh FINNA. Dukungan ini sangat berarti bagi anak-anak kami, tidak hanya dalam bentuk fasilitas, tetapi juga semangat dan motivasi untuk terus belajar dan berkembang,” tutur Rahayu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman
-
Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah