- Program Speling sukses menjangkau 706 desa di Jateng, efektif deteksi dini TBC dengan portable x-ray.
- Wamenkes dan Gubernur Jateng apresiasi Speling-CKG yang juga deteksi penyakit lain seperti diabetes.
- Dari 107 ribu estimasi kasus TBC, 68% telah ditemukan; 260 kasus TBC resisten obat berhasil teridentifikasi.
SuaraJawaTengah.id - Program Dokter Spesialis Keliling (Speling) di Jawa Tengah menunjukkan hasil yang sangat positif dalam upaya skrining atau pelacakan penderita tuberkulosis (TBC).
Inisiatif ini dinilai efektif, terutama dengan jangkauan yang telah mencapai 706 desa di seluruh provinsi. Keberadaan dokter spesialis yang dilengkapi alat portable x-ray di setiap desa menjadi kunci keberhasilan program ini dalam mendeteksi kasus TBC secara dini di tengah masyarakat.
Wakil Menteri Kesehatan, Benjamin Paulus Octavianus, secara langsung mengapresiasi efektivitas program Speling saat meninjau pelaksanaannya.
Didampingi Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, Benjamin mengunjungi dua lokasi di Boyolali dan Salatiga pada Rabu, 5 November 2025.
"Ini sangat luar biasa, sudah saya cek ada foto rontgen juga di sini," ujar Benjamin, menyoroti kemampuan program Speling dalam melakukan skrining TBC secara komprehensif.
Benjamin menjelaskan lebih lanjut bahwa Speling dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) tidak hanya berfokus pada TBC, tetapi juga mampu mendeteksi berbagai penyakit lain yang diderita warga, mulai dari diabetes hingga hipertensi.
Dengan adanya foto rontgen dari alat portable x-ray, dokter spesialis dapat mengidentifikasi penyakit infeksi, tumor, masalah paru-paru, dan kondisi medis lainnya.
"Kalau program ini bisa dilakukan di seluruh Indonesia, maka masyarakat Indonesia jauh lebih baik dari hari ini. Itu yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto melalui cek kesehatan gratis," tegasnya, mengindikasikan potensi program ini untuk diadopsi secara nasional.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menambahkan bahwa penanganan tuberkulosis merupakan salah satu prioritas utama pemerintah pusat.
Baca Juga: Kisah Pilu 2 Gadis di Kendal Bertahan Hidup Saat Kelaparan, Pesan Ibu: Jangan Susahkan Tetangga!
Di Jawa Tengah, Dinas Kesehatan telah meluncurkan program TB Express yang terintegrasi erat dengan kegiatan Speling dan CKG. Program ini melibatkan seluruh dinas kesehatan di tingkat kabupaten/kota, menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menanggulangi TBC.
Data dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah menunjukkan bahwa estimasi kasus tuberkulosis di Jawa Tengah pada tahun 2025 mencapai 107.488 kasus.
Hingga 4 November 2025, sebanyak 73.028 kasus atau sekitar 68% dari estimasi telah berhasil ditemukan. Angka ini menunjukkan progres signifikan dalam upaya penemuan kasus.
Secara keseluruhan, program Speling dan CKG telah berhasil memeriksa 10.864.676 warga Jawa Tengah. Khusus untuk layanan pemeriksaan tuberkulosis, sebanyak 5.503.929 orang telah menjalani pemeriksaan.
Dari jumlah tersebut, pemeriksaan dahak menggunakan Tes Cepat Molekuler (TCM) dilakukan pada 94.499 orang.
Hasilnya, 86.573 orang dinyatakan negatif, 5.051 pemeriksaan gagal, 2.605 orang terdeteksi TBC sensitif obat (SO), dan 260 orang teridentifikasi TBC resisten obat (RO). Data ini memperkuat klaim efektivitas program dalam mendeteksi dan mengidentifikasi jenis TBC yang berbeda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
Terkini
-
Pertamina Tegaskan Tak Ada Kelangkaan BBM di Jateng-DIY
-
Borobudur Marathon 2026 Tersedia 12.500 Peserta, Targetkan Perputaran Ekonomi Rp100 Miliar
-
Penguatan Dana Murah BRI Turunkan Cost of Fund dan Perkuat Profitabilitas
-
Lewat Nyaman Bersama Mandiri, Bank Mandiri Perkuat Kualitas Layanan dan Pengalaman Nasabah
-
BMKG Punya Radar Cuaca Pertama di Cilacap, Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Kini Lebih Akurat