- Beberapa sekolah kedinasan seperti Poltekip dan Poltekim, meskipun menawarkan fasilitas lengkap serta penempatan CPNS terjamin, memiliki peminat lebih sedikit karena bidangnya dianggap berat atau teknis.
- Sekolah kedinasan di bawah BPS (STIS), Kemenhub, Pertanian, dan KLHK menawarkan peluang karier spesifik namun peminatnya rendah sebab dianggap kurang populer atau sulit oleh calon siswa.
- Peluang besar bagi lulusan SMA/SMK terdapat pada sekolah kedinasan yang sepi peminat karena persaingan lebih ringan, ditambah manfaat biaya pendidikan ditanggung pemerintah dan kepastian menjadi PNS.
SuaraJawaTengah.id - Setiap kali pendaftaran sekolah kedinasan dibuka, nama besar seperti PKN STAN, STMKG atau IPDN selalu menjadi pusat perhatian.
Jumlah pendaftarnya bisa mencapai puluhan ribu orang untuk satu instansi saja. Namun tidak banyak yang tahu bahwa ada sekolah kedinasan lain yang peminatnya jauh lebih sedikit, bahkan sebagian tergolong sepi.
Kondisi ini sebenarnya membuka peluang besar bagi lulusan SMA dan SMK yang ingin meraih pendidikan gratis dan karier CPNS tanpa harus menghadapi persaingan sangat ketat.
Berdasarkan data Badan Kepegawaian Negara, terdapat sejumlah sekolah kedinasan dengan jumlah pelamar paling kecil. Padahal fasilitasnya lengkap, biaya pendidikan ditanggung pemerintah dan peluang penempatan CPNS-nya jelas.
Berikut sepuluh sekolah kedinasan yang sepi peminat dan sangat layak dipertimbangkan jika Anda ingin memperbesar peluang lolos dari berbagai sumber di YouTube.
1. Poltekip — Politeknik Ilmu Pemasyarakatan
Poltekip berada di bawah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Sekolah ini mendidik calon calon ahli pemasyarakatan yang akan bertugas di lembaga pemasyarakatan dan balai pemasyarakatan. Bidangnya dianggap berat sehingga tidak banyak pendaftar, padahal fasilitas pendidikan lengkap, asrama disediakan dan lulusannya langsung ditempatkan sebagai CPNS.
2. Poltekim — Politeknik Imigrasi
Masih di bawah Kemenkumham, Poltekim mencetak tenaga ahli imigrasi yang bekerja di kantor imigrasi seluruh Indonesia maupun pos perbatasan. Banyak siswa merasa bidang keimigrasian terlalu teknis sehingga jumlah pendaftar relatif kecil. Padahal penempatan CPNS imigrasi memiliki jenjang karier yang jelas dan prestisius.
Baca Juga: Gebrakan Pendidikan Jateng: 72 Ribu Siswa Miskin Dapat Akses Sekolah
3. Politeknik Statistika STIS
Sekolah kedinasan di bawah Badan Pusat Statistik ini sebenarnya memiliki peluang karier yang sangat besar. Namun bidang statistik sering dianggap sulit. Akibatnya jumlah peminatnya tidak sebanyak sekolah populer lain. Lulusannya kelak ditempatkan sebagai ahli statistik di kementerian, pemerintah daerah maupun lembaga riset.
4. Politeknik Transportasi Darat Indonesia STTD
Sekolah ini berada di bawah Kementerian Perhubungan dan fokus pada pendidikan teknik transportasi darat. Programnya sangat spesifik sehingga hanya diminati sebagian kecil siswa. Padahal kebutuhan tenaga ahli transportasi darat setiap tahun terus meningkat seiring pembangunan infrastruktur di berbagai daerah.
5. Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
Sekolah yang juga di bawah Kemenhub ini mendidik tenaga ahli perkeretaapian. Karena bidangnya sangat teknis, jumlah pendaftar tidak terlalu banyak. Dengan semakin berkembangnya jalur kereta cepat dan jaringan kereta nasional, lulusan sekolah ini memiliki peluang kerja yang sangat besar di masa depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Rekor Terbanyak! 7.500 Lebih Atlet Pelajar Siap Guncang Popda Jateng 2026
-
Hasil Pemeriksaan Forensik Jasad Perempuan Terbakar di Demak: Luka di Kepala Penyebab Kematian
-
Ekonomi Jateng Tembus 5,80 Persen, Gubernur Luthfi Pamerkan "Trisula Pembangunan" di Depan Bappenas
-
Dua Pekan Jelang Kick Off Pegadaian Championship, Kendal Tornado FC Pertajam Finishing
-
Omzet Tembus Ratusan Juta, UKM Jateng Corner di Bandara Ahmad Yani Siap Manjakan Pelancong