- Beberapa sekolah kedinasan seperti Poltekip dan Poltekim, meskipun menawarkan fasilitas lengkap serta penempatan CPNS terjamin, memiliki peminat lebih sedikit karena bidangnya dianggap berat atau teknis.
- Sekolah kedinasan di bawah BPS (STIS), Kemenhub, Pertanian, dan KLHK menawarkan peluang karier spesifik namun peminatnya rendah sebab dianggap kurang populer atau sulit oleh calon siswa.
- Peluang besar bagi lulusan SMA/SMK terdapat pada sekolah kedinasan yang sepi peminat karena persaingan lebih ringan, ditambah manfaat biaya pendidikan ditanggung pemerintah dan kepastian menjadi PNS.
6. Politeknik Pelayaran dan Sekolah di Bawah BPSDM Perhubungan
Bidang pelayaran dikenal menantang sehingga tidak semua calon siswa tertarik. Padahal sekolah pelayaran menyediakan pendidikan gratis, asrama penuh dan peluang kerja di sektor kemaritiman yang terus berkembang. Banyak posisi teknis di pelabuhan dan kapal yang membutuhkan tenaga ahli baru.
7. Sekolah Kedinasan di Bawah Kementerian Pertanian
Kementerian Pertanian memiliki beberapa sekolah kedinasan yang menyiapkan calon tenaga ahli pertanian, peternakan dan teknologi pangan. Bidang pertanian sering dianggap kurang populer sehingga jumlah peminatnya rendah. Padahal sektor pangan merupakan industri yang membutuhkan banyak tenaga profesional.
8. Sekolah Kedinasan di Bawah KLHK — Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Sekolah kedinasan yang fokus pada pelestarian lingkungan, pengelolaan hutan dan mitigasi bencana alam biasanya tidak dilirik banyak pendaftar. Meski demikian, kebutuhan tenaga ahli lingkungan meningkat setiap tahun dan penempatan CPNS untuk lulusan sekolah ini sangat tinggi.
9. Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN)
Sekolah ini berada di bawah Badan Siber dan Sandi Negara. Programnya sangat spesifik pada keamanan siber dan sandi negara. Bidangnya dianggap sulit sehingga jumlah pendaftarnya relatif kecil.
Bagi siswa yang memiliki minat teknologi, sekolah ini memberikan peluang besar karena kebutuhan ahli keamanan siber meningkat sangat cepat.
Baca Juga: Gebrakan Pendidikan Jateng: 72 Ribu Siswa Miskin Dapat Akses Sekolah
10. Poltekip dan Poltekim Program Pembibitan Kebutuhan Khusus
Selain jalur reguler, pemerintah juga membuka jalur pola pembibitan untuk formasi tertentu. Jalur ini sering tidak diketahui banyak orang sehingga peminatnya lebih sedikit.
Padahal kuota dibuka secara resmi oleh pemerintah dan peserta langsung diarahkan menjadi CPNS di unit tertentu begitu lulus.
Menjadi bagian dari sekolah kedinasan bukan hanya soal prestise, tetapi juga soal peluang. Sekolah kedinasan yang sepi peminat memberi kesempatan lebih besar bagi calon peserta untuk lolos seleksi.
Dengan fasilitas kuliah gratis, asrama dan penempatan CPNS yang jelas, sekolah ini patut dipertimbangkan sebagai jalur masa depan yang aman dan stabil.
Jika Anda ingin menembus sekolah kedinasan dengan persaingan yang lebih ringan, memperhatikan daftar ini dapat menjadi strategi yang sangat efektif. Semakin sedikit peminat, semakin besar peluang Anda diterima.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Pemprov Jateng Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Jelang Perayaan Iduladha 2026
-
Jateng Berawan Hingga Hujan Ringan, BMKG Berikan Peringatan Dini di Berbagai Wilayah
-
Solusi Perjalanan Jauh Tanpa Cemas, SUV Hybrid Wuling Eksion Diklaim Tembus 1.000 Km Sekali Isi
-
Bea Cukai dan BAIS TNI Bongkar Sindikat Jutaan Pita Cukai Palsu dan Mesin Cetak di Jateng
-
Di JMS 2026, Wagub Taj Yasin Minta Media Soroti Pertumbuhan Ekonomi Jateng dan Gandeng Anak Muda