- BRI Cabang Pemalang melalui program TJSL BRI Peduli merealisasikan pembangunan akses tangga di Pasar Randudongkal untuk penguatan ekonomi kerakyatan.
- Serah terima bantuan infrastruktur vital ini dilaksanakan secara simbolis pada Kamis, 6 November 2025, demi kelancaran mobilitas pedagang dan pengunjung.
- Fokus utama pembangunan ini adalah mempermudah akses pembeli sehingga diharapkan mampu mendongkrak omzet para pelaku UMKM lokal di Pemalang.
SuaraJawaTengah.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli, BRI Cabang Pemalang memberikan bantuan konkret berupa pembangunan tangga akses di Pasar Randudongkal.
Serah terima bantuan ini dilaksanakan secara simbolis pada Kamis, 6 November 2025, di lokasi pasar dan diterima perwakilan Forum Komunikasi Pedagang Pasar Randudongkal (FKPPR) yang disaksikan oleh para pedagang dan masyarakat sekitar.
Pemimpin Cabang BRI Pemalang, David A. Saxono, menjelaskan pembangunan infrastruktur berupa tangga ini merupakan respons atas kebutuhan vital para pedagang dan pengunjung pasar.
Sebelumnya, akses yang kurang memadai menjadi salah satu kendala mobilitas barang maupun orang, yang sedikit banyak memengaruhi kelancaran aktivitas jual beli di salah satu pusat ekonomi penting di Pemalang tersebut.
Pemimpin Cabang BRI Pemalang, David A. Saxono, menyatakan bahwa program ini adalah wujud nyata kepedulian BRI terhadap masyarakat, khususnya para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung perekonomian.
"Harapannya mempermudah akses masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional," ujar David dalam keterangan tertulis pada Senin (17/11/2025).
Ia menambahkan, dengan adanya akses yang lebih mudah, diharapkan dapat meningkatkan jumlah pengunjung dan pada akhirnya mendongkrak omzet para pedagang.
Bantuan ini sejalan dengan fokus pemerintah dalam program TJSL BUMN yang menitikberatkan pada tiga bidang utama, yakni pendidikan, lingkungan, serta pengembangan Usaha Mikro Kecil (UMK).
Baca Juga: BRI Purwodadi Salurkan Zakat Bantu Korban Banjir Grobogan di Desa Cingkrong
Kehadiran BRI Peduli di Pasar Randudongkal menegaskan peran BUMN tidak hanya sebagai entitas bisnis yang mengejar keuntungan, tetapi juga sebagai agen pembangunan yang memberikan dampak sosial positif.
Pasar tradisional memegang peranan strategis dalam perekonomian daerah, tidak hanya sebagai lokasi transaksi tetapi juga sebagai penyerap tenaga kerja dan pusat perputaran ekonomi lokal.
Peningkatan infrastruktur seperti yang dilakukan BRI menjadi krusial untuk menjaga daya saing pasar tradisional di tengah gempuran ritel modern.
Akses yang lebih baik akan menciptakan rasa nyaman dan aman bagi pengunjung, sehingga mendorong loyalitas konsumen untuk terus berbelanja di pasar rakyat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Bicara ke 503 Ketua DPRD di Akmil, Prabowo: Kita Boleh Beda Partai Tapi Tetap Satu Patriot
-
Ultimatum Zulhas ke SPPG: Ini Misi Peradaban, Jangan Cuma Cari Cuan!
-
Gebrakan PKB Jateng: 819 Kader Jalani Fit and Proper Test Demi Mesin Politik 2029!
-
Alarm Darurat Kampus! Mahasiswa UNNES-PMII Salatiga Gerak Cepat Lawan Kekerasan Seksual
-
Ditresnarkoba Polda Jateng Bongkar Jaringan Obat Terlarang di Pekalongan, Ribuan Pil Disita