Budi Arista Romadhoni
Rabu, 19 November 2025 | 16:32 WIB
Kantor Cabang Pembantu (KCP) Gajah Semarang saat memberikan edukasi kepada mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Katolik Soegijapranata (SCU), pada Selasa (18/11/2025). [Dok BRI]
Baca 10 detik
  • BRI KCP Gajah Semarang menerima kunjungan akademik mahasiswa Manajemen SCU pada Selasa (18/11/2025) untuk memperkaya bekal praktik.
  • Mahasiswa mempelajari secara langsung strategi pemasaran perbankan modern, etika penjualan, dan teknik membangun keterlibatan nasabah yang efektif.
  • Kunjungan ini bertujuan membentuk lulusan adaptif dan kompeten, sejalan dengan filosofi pemasaran BRI yang berorientasi pada solusi nasabah.

SuaraJawaTengah.id - Menjawab tantangan dunia kerja yang semakin menuntut kompetensi praktis, sinergi antara industri dan institusi pendidikan menjadi kunci utama.

Teori yang didapat di bangku kuliah perlu diperkaya dengan wawasan langsung dari para praktisi agar lulusan benar-benar siap kerja dan berdaya saing.

Mengambil peran aktif dalam ekosistem pendidikan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk secara nyata membuka pintunya untuk berbagi ilmu.

Melalui BRI Kantor Cabang Pembantu (KCP) Gajah Semarang, bank pelat merah ini menerima kunjungan akademik mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Katolik Soegijapranata (SCU), pada Selasa (18/11/2025).

Kegiatan ini bukan sebagai kunjungan seremonial, melainkan sebuah 'kelas khusus' di mana mahasiswa mendapat transfer ilmu langsung dari para profesional.

Didampingi oleh dosen pengampu mata kuliah Manajemen Pemasaran, Dyah Titisari Anugraheni, SE., MM., para calon profesional muda ini diajak membedah dunia pemasaran perbankan modern.

Sub Branch Office Head BRI Gajah, Maretha R. Praduganti, secara langsung memaparkan materi fundamental yang menjadi bekal wajib seorang pemasar andal.

“Kami berharap kegiatan ini dapat turut membentuk generasi muda yang adaptif, beretika, dan memiliki kemampuan pemasaran yang kuat," katanya dalam keterangan tertulis pada Rabu (19/11/2025)

Pembahasan mencakup strategi pemasaran di tengah kompetisi yang sengit, pentingnya etika dalam penjualan, hingga teknik membangun customer engagement yang efektif dan berkelanjutan.

Baca Juga: Transformasi Digital Sekolah Semarang: BRI Perkuat Ekosistem Pembayaran Non-Tunai Pendidikan

Maretha juga menekankan filosofi pemasaran BRI yang berlandaskan pendekatan real, relevan, dan customer focus.

Konsep ini mengajarkan bahwa inti dari pemasaran modern bukanlah sekadar menjual produk, melainkan memberikan solusi dan nilai tambah yang otentik bagi nasabah.

"BRI berkomitmen untuk menjadi partner yang memberikan makna bagi Indonesia, khususnya di wilayah Semarang dan sekitarnya, melalui kolaborasi pendidikan, pemberdayaan, dan pengembangan kompetensi,” jelasnya.

Load More