- BRI KCP Gajah Semarang menerima kunjungan akademik mahasiswa Manajemen SCU pada Selasa (18/11/2025) untuk memperkaya bekal praktik.
- Mahasiswa mempelajari secara langsung strategi pemasaran perbankan modern, etika penjualan, dan teknik membangun keterlibatan nasabah yang efektif.
- Kunjungan ini bertujuan membentuk lulusan adaptif dan kompeten, sejalan dengan filosofi pemasaran BRI yang berorientasi pada solusi nasabah.
SuaraJawaTengah.id - Menjawab tantangan dunia kerja yang semakin menuntut kompetensi praktis, sinergi antara industri dan institusi pendidikan menjadi kunci utama.
Teori yang didapat di bangku kuliah perlu diperkaya dengan wawasan langsung dari para praktisi agar lulusan benar-benar siap kerja dan berdaya saing.
Mengambil peran aktif dalam ekosistem pendidikan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk secara nyata membuka pintunya untuk berbagi ilmu.
Melalui BRI Kantor Cabang Pembantu (KCP) Gajah Semarang, bank pelat merah ini menerima kunjungan akademik mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Katolik Soegijapranata (SCU), pada Selasa (18/11/2025).
Kegiatan ini bukan sebagai kunjungan seremonial, melainkan sebuah 'kelas khusus' di mana mahasiswa mendapat transfer ilmu langsung dari para profesional.
Didampingi oleh dosen pengampu mata kuliah Manajemen Pemasaran, Dyah Titisari Anugraheni, SE., MM., para calon profesional muda ini diajak membedah dunia pemasaran perbankan modern.
Sub Branch Office Head BRI Gajah, Maretha R. Praduganti, secara langsung memaparkan materi fundamental yang menjadi bekal wajib seorang pemasar andal.
“Kami berharap kegiatan ini dapat turut membentuk generasi muda yang adaptif, beretika, dan memiliki kemampuan pemasaran yang kuat," katanya dalam keterangan tertulis pada Rabu (19/11/2025)
Pembahasan mencakup strategi pemasaran di tengah kompetisi yang sengit, pentingnya etika dalam penjualan, hingga teknik membangun customer engagement yang efektif dan berkelanjutan.
Baca Juga: Transformasi Digital Sekolah Semarang: BRI Perkuat Ekosistem Pembayaran Non-Tunai Pendidikan
Maretha juga menekankan filosofi pemasaran BRI yang berlandaskan pendekatan real, relevan, dan customer focus.
Konsep ini mengajarkan bahwa inti dari pemasaran modern bukanlah sekadar menjual produk, melainkan memberikan solusi dan nilai tambah yang otentik bagi nasabah.
"BRI berkomitmen untuk menjadi partner yang memberikan makna bagi Indonesia, khususnya di wilayah Semarang dan sekitarnya, melalui kolaborasi pendidikan, pemberdayaan, dan pengembangan kompetensi,” jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman
-
Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM