- Penggunaan sabun tidak khusus mobil, mencuci di bawah sinar matahari, dan memakai lap kotor merusak lapisan cat.
- Tidak membilas awal, mencampur pembersihan bodi dan kaki-kaki, mengabaikan area tersembunyi adalah kesalahan umum.
- Aksesoris tangan saat mencuci dan menutup mobil saat masih lembap mengakibatkan baret atau memicu pertumbuhan jamur.
SuaraJawaTengah.id - Mencuci mobil terlihat seperti pekerjaan sederhana, tetapi kenyataannya banyak orang masih melakukan kesalahan yang bisa membuat tampilan mobil cepat kusam atau bahkan rusak.
Mayoritas kesalahan ini terjadi karena kebiasaan kecil yang dianggap sepele padahal dampaknya cukup besar. Jika kamu ingin mobil tetap kinclong dan awet dalam jangka panjang, hindari 10 kesalahan berikut.
1. Menggunakan sabun sembarangan
Kesalahan paling umum adalah memakai sabun yang tidak diperuntukkan untuk mobil, seperti sabun cuci piring atau sampo rambut. Sabun seperti ini memiliki kandungan yang terlalu keras sehingga bisa merusak lapisan pelindung cat mobil.
Gunakan sabun khusus mobil dari merek apa saja yang penting formulanya memang dibuat untuk permukaan kendaraan. Mobil yang harganya ratusan juta tentu butuh perawatan yang tepat.
2. Mencuci mobil di bawah terik matahari
Mencuci mobil langsung di bawah panas matahari bisa membuat sabun cepat mengering. Akibatnya muncul noda sabun yang sulit hilang dan bisa meninggalkan watermark di bodi mobil.
Selain itu, panas ekstrem membuat proses pembilasan tidak maksimal. Lebih baik cuci mobil di tempat teduh agar sabun bekerja optimal.
3. Memakai lap kotor atau lap kasar
Baca Juga: Geser Oleh-Oleh Jadul? Lapis Kukus Kekinian Ini Jadi Primadona Baru dari Semarang
Lap yang kotor, apalagi yang mengandung pasir atau debu halus, berpotensi menimbulkan baret pada bodi mobil. Saat digosokkan, butiran pasir bisa menggesek cat dan membuat permukaan mobil tampak kusam.
Pastikan lap yang digunakan selalu bersih dan lembut. Hindari lap yang sudah terlihat kasar atau berubah teksturnya.
4. Tidak melakukan pembilasan awal
Ini adalah kesalahan fatal yang sering terjadi. Banyak orang langsung menempelkan sabun ke bodi mobil tanpa membilas terlebih dahulu.
Padahal pembilasan awal penting untuk merontokkan pasir dan kotoran besar agar tidak menggores cat saat proses penyabunan. Selalu siram seluruh bagian mobil, termasuk spakbor dan atap, sebelum mulai mencuci.
5. Menggunakan satu ember untuk semua bagian
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama