- BMKG memprakirakan Semarang dan beberapa kota Jawa lainnya seperti Serang, Jakarta, Bandung berpotensi mengalami hujan ringan pada Kamis (11/12/2025).
- Surabaya diimbau waspada terhadap potensi hujan petir karena prakiraan cuaca yang lebih ekstrem di wilayah ibu kota Jawa Timur tersebut.
- Dinamika atmosfer dipicu bibit siklon 91S, menyebabkan potensi hujan lebat di Sumatera, Kalimantan Barat, NTT, dan hampir seluruh wilayah Papua.
SuaraJawaTengah.id - Warga Semarang dan sekitarnya diimbau untuk menyiapkan payung atau jas hujan sebelum beraktivitas di luar ruangan hari ini, Kamis (11/12/2025).
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan Kota Lumpia akan diguyur hujan dengan intensitas ringan.
Kondisi cuaca serupa juga diprediksi akan terjadi di sejumlah kota besar lain di Pulau Jawa. Berdasarkan data yang disampaikan, cuaca di wilayah Serang, Jakarta, dan Bandung juga berpotensi mengalami hujan ringan.
"Beralih ke Pulau Jawa, cuaca diprakirakan berawan tebal di Kota Yogyakarta, sementara wilayah Serang, Jakarta, Bandung, dan Semarang berpotensi hujan ringan," ujar Prakirawan BMKG, Miftah Ali, melalui kanal Youtube resmi BMKG, Kamis (11/12/2025).
Meski sebagian besar wilayah Jawa diprediksi hujan ringan, masyarakat di Kota Surabaya diminta untuk meningkatkan kewaspadaan. BMKG secara khusus mengeluarkan peringatan akan potensi cuaca yang lebih ekstrem di ibu kota Jawa Timur tersebut.
"Waspadai hujan petir yang dapat terjadi di Kota Surabaya," tegas Miftah.
Secara nasional, kondisi dinamika atmosfer disebut memicu potensi cuaca yang cukup signifikan di berbagai wilayah Indonesia.
BMKG mendeteksi adanya bibit siklon 91S dari Samudera Hindia di sebelah barat Lampung yang bergerak ke arah timur. Walaupun intensitasnya diperkirakan melemah dalam 48-72 jam ke depan, pergerakannya tetap mempengaruhi cuaca di Tanah Air.
Selain di Jawa, hujan dengan berbagai intensitas juga diprakirakan turun di pulau-pulau lain. Di Sumatra, hujan ringan diprakirakan terjadi di Medan, Pekanbaru, dan Jambi, sementara Palembang berpotensi hujan sedang.
Baca Juga: Bukan Cuma Sepak Bola! Intip Keseruan dan Kekompakan Jurnalis Semarang di Tiba Tiba Badminton 2025
"Kota Palembang berpotensi hujan dengan intensitas sedang, dan waspadai hujan petir yang dapat terjadi di Kota Bandar Lampung," kata Miftah.
Untuk wilayah Kalimantan, hujan ringan diperkirakan terjadi di Kota Tanjung Selor, Palangka Raya, dan Samarinda. Namun, kewaspadaan terhadap hujan petir juga perlu ditingkatkan oleh masyarakat di Kota Pontianak dan Banjarmasin.
BMKG juga mengingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat perlu diwaspadai di sejumlah provinsi, antara lain Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur, serta sebagian besar wilayah Papua.
Masyarakat di daerah-daerah tersebut diimbau untuk selalu memantau perkembangan informasi cuaca dari sumber yang terpercaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ruang Kelas SDN Sendangmulyo Semarang Hancur Ditimpa Pohon Roboh
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Sukses BRIvolution: Transaksi QRIS dan Merchant BRI Melesat
-
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional