- Hyundai Stargazer unggul pada fitur interior modern, teknologi keselamatan canggih, dan performa mesin lebih bertenaga.
- Mitsubishi Xpander menawarkan kapasitas bagasi lebih besar, ground clearance tinggi, serta fitur praktis harian unggul.
- Kedua MPV 7-seater ini bersaing ketat di Indonesia, namun perbedaan dimensi bodi dan kapasitas tangki memengaruhi kenyamanan.
Xpander memiliki rem parkir elektrik dan Hill Start Assist yang sangat berguna di tanjakan. Fitur ini belum tersedia di Stargazer dan cukup krusial bagi pengendara harian di perkotaan.
8. Performa Mesin Stargazer Lebih Bertenaga
Di atas kertas, Stargazer unggul dengan tenaga 115 PS dan torsi 144 Nm. Xpander berada di angka 105 PS dengan torsi sama. Keduanya sama-sama menggunakan transmisi CVT sehingga berkendara tetap halus.
9. Kapasitas Tangki Bikin Xpander Lebih Siap Perjalanan Jauh
Xpander dibekali tangki 45 liter, lebih besar dari Stargazer yang 40 liter. Selisih ini terasa saat perjalanan luar kota karena frekuensi isi bahan bakar bisa lebih jarang.
10. Harga Jadi Faktor Penentu Akhir
Stargazer menawarkan harga yang lebih kompetitif di beberapa varian entry level. Namun di varian tertinggi, harga keduanya relatif seimbang. Pilihan akhirnya kembali ke preferensi fitur dan kebutuhan penggunaan.
Jika Anda mengutamakan fitur modern, teknologi keselamatan, dan desain futuristik, Hyundai Stargazer layak dipilih. Namun bila kebutuhan Anda adalah daya angkut besar, ground clearance tinggi, dan kepraktisan harian, Mitsubishi Xpander masih sangat kuat sebagai MPV keluarga.
Kontributor : Dinar Oktarini
Baca Juga: 5 Ciri Mobil Bekas yang Sebaiknya Tidak Dibeli Meski Harganya Menggiurkan
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Gus Yusuf Ajak Peserta Muktamar NU Bantu Korban Gempa NTT
-
Nahdliyin Kebumen di Muktamar NU: Jangan Jadi Pemimpin yang Berjarak dengan Umat
-
Saksi Bongkar Fadia Arafiq Jadi Sumber Modal PT RNB, Ada Aliran Uang Rp1,7 Miliar
-
Banjir Masih Menghadang, Pengamat Kritik Pembangunan Kota Semarang: Cuma Reaksi Sesaat?
-
Terjebak di Tengah Api, ART dan Dua Balita Jadi Korban Kebakaran Rumah di Semarang