- Sekitar 100 warga Sumbang berunjuk rasa damai di Desa Gandatapa, Banyumas, menolak keras pertambangan pasir hitam di kaki Gunung Slamet.
- Aksi warga difokuskan pada pengecekan kerusakan lingkungan dan pemasangan spanduk penolakan di lokasi tambang yang meresahkan.
- Dampak penambangan meliputi kerusakan infrastruktur jalan dan penurunan debit air, meski area tersebut diawasi KLH/BPLH.
Tanda tersebut menunjukkan bahwa area ini sedang dalam pengawasan Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup, namun aktivitas pertambangan tetap berjalan seperti biasa.
"Pengawasan dari KLH ada, tapi aktivitas penambangan tetap berjalan seperti biasa. Kita ini bukan alergi aturan, tapi yang kita pertimbangkan justru efek dan dampak jangka panjangnya,” ujarnya.
Harapan utama warga yang tergabung dalam aliansi ini adalah penutupan total aktivitas tambang di wilayah tersebut. Penutupan sementara, seperti yang pernah terjadi di lokasi lain, dianggap tidak cukup untuk menjawab keresahan masyarakat.
"Harapan dari warga, tambang ini ditutup total. Sampai sekarang belum ada tindakan penutupan, masih dalam tahap-tahap berikut dan aktivitas masih jalan,” pungkas Eka, menegaskan desakan warga agar pemerintah segera mengambil tindakan tegas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Terdampak Konflik Geopolitik Global, Ratusan Umat Buddha Tetap Gelar Doa Damai di Borobudur
-
Mencekam, Kronologi Perampokan Lansia di Kudus, Pelaku Masuk Lewat Jendela Pukul 2 Pagi
-
Misteri Kematian 4 Orang Sekeluarga di Tenda Camping Temanggung, Polisi Periksa Sisa Makanan
-
Kasus Pencabulan di Ponpes Pekalongan, Polisi Siapkan Safe House, Korban Lain Diminta Melapor
-
Penyebar Hoaks 'Pocong Begal' yang Resahkan Warga Jateng Diburu Polisi