- Sekitar 100 warga Sumbang berunjuk rasa damai di Desa Gandatapa, Banyumas, menolak keras pertambangan pasir hitam di kaki Gunung Slamet.
- Aksi warga difokuskan pada pengecekan kerusakan lingkungan dan pemasangan spanduk penolakan di lokasi tambang yang meresahkan.
- Dampak penambangan meliputi kerusakan infrastruktur jalan dan penurunan debit air, meski area tersebut diawasi KLH/BPLH.
Tanda tersebut menunjukkan bahwa area ini sedang dalam pengawasan Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup, namun aktivitas pertambangan tetap berjalan seperti biasa.
"Pengawasan dari KLH ada, tapi aktivitas penambangan tetap berjalan seperti biasa. Kita ini bukan alergi aturan, tapi yang kita pertimbangkan justru efek dan dampak jangka panjangnya,” ujarnya.
Harapan utama warga yang tergabung dalam aliansi ini adalah penutupan total aktivitas tambang di wilayah tersebut. Penutupan sementara, seperti yang pernah terjadi di lokasi lain, dianggap tidak cukup untuk menjawab keresahan masyarakat.
"Harapan dari warga, tambang ini ditutup total. Sampai sekarang belum ada tindakan penutupan, masih dalam tahap-tahap berikut dan aktivitas masih jalan,” pungkas Eka, menegaskan desakan warga agar pemerintah segera mengambil tindakan tegas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Akademisi Soroti Minimnya Riset Empiris
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng