Budi Arista Romadhoni
Kamis, 15 Januari 2026 | 07:37 WIB
Ilustrasi penemuan Pendaki Syafiq Ali yang Hilang di Gunung Slamet. [Dok Suara.com/AI]
Baca 10 detik
  • Pendaki Magelang, Syafiq Ridhan Ali Razan (18), hilang di Gunung Slamet pada 27 Desember 2025 bersama temannya.
  • Pencarian resmi dihentikan, namun relawan melanjutkan upaya mandiri hingga jenazah Syafiq ditemukan pada 14 Januari 2026.
  • Jenazah ditemukan di kawasan Bebatuan Jurang Kali; proses evakuasi sulit dan sesuai permintaan ibu korban.

SuaraJawaTengah.id - Pada akhir Desember 2025, pendaki muda Syafiq Ridhan Ali Razan, 18 tahun, yang berasal dari Magelang, hilang saat melakukan pendakian di Gunung Slamet bersama temannya, Himawan Haidar Bahran. 

Pencarian yang dimulai segera setelah ia dinyatakan hilang berjalan selama 17 hari dengan tantangan yang tidak mudah.

Meskipun operasi pencarian resmi dihentikan, relawan terus berjuang hingga akhirnya jenazah Syafiq ditemukan pada 14 Januari 2026.

Berikut adalah beberapa fakta menarik terkait pencarian dan penemuan Syafiq Ali yang menyentuh hati banyak orang.

1. Syafiq Ali, Pendaki Magelang yang Hilang

Syafiq Ridhan Ali Razan, pendaki asal Magelang berusia 18 tahun, hilang saat mendaki Gunung Slamet bersama temannya, Himawan Haidar Bahran, pada 27 Desember 2025. Keberadaan Syafiq tidak terdeteksi hingga ia ditemukan 17 hari kemudian.

2. Temannya Ditemukan Terlebih Dahulu

Pada 29 Desember 2025, Himawan ditemukan lebih dulu di pos 9 Gunung Slamet dalam keadaan selamat. Namun, pencarian terhadap Syafiq tidak berhasil menemukan jejaknya, meski operasi pencarian dilakukan.

3. Pencarian Resmi Dihentikan, Relawan Terus Berjuang

Baca Juga: Gunung Slamet Mulai Gundul, Warga Khawatir Banyumas Banjir Parah seperti Sumatera

Setelah operasi pencarian resmi dihentikan pada 7 Januari 2026, tim relawan dari basecamp Bambangan Purbalingga dan Baturaden Banyumas melanjutkan pencarian secara mandiri. Ini menunjukkan semangat kemanusiaan yang tinggi dari relawan.

4. Pencarian Mandiri yang Membuahkan Hasil

Pada 9 Januari 2026, pencarian dilanjutkan dengan mengerahkan tiga Search and Rescue Unit (SRU). Relawan dari berbagai basecamp bekerja sama untuk menjelajahi jalur Bambangan dan Baturradin, memperluas area pencarian.

5. Jenazah Syafiq Ditemukan di Jalur Bebatuan Jurang Kali

Pada 14 Januari 2026, setelah pencarian panjang, jenazah Syafiq akhirnya ditemukan oleh tim relawan di kawasan Bebatuan Jurang Kali, Sungai Lembarang, yang menghubungkan jalur Gunung Malang dan Batur Raden.

6. Evakuasi di Lokasi yang Sulit Dicapai

Load More