- Pendaki Gunung Slamet asal Magelang, Syafiq Ridhan Ali Razan, ditemukan meninggal dunia hari ke-17 pencarian di kawah Segoro Wedi.
- Syafiq dilaporkan hilang sejak akhir Desember 2025 setelah turun mencari bantuan untuk rekannya yang cedera kaki.
- Jenazah akan dievakuasi ke RSUD Pemalang sebelum dibawa ke Magelang dan dimakamkan di Sambung Lor.
SuaraJawaTengah.id - Pendaki Gunung Slamet asal Magelang, Syafiq Ridhan Ali Razan (18 tahun) akhirnya ditemukan. Ali ditemukan dalam kondisi tmeninggal setelah sempat hilang sejak akhir Desember 2025.
Jenazah Syafiq ditemukan pada hari ke 17 pencarian di kawasan puncak Gunung Slamet.
"Jenazah ditemukan di kawah Segoro Wedi. Kalau untuk jalurnya nanti bisa dijelaskan. Di (sekitar) kawah puncak," kata Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kota Magelang, Catur Budi Fajar Sumarmo,” Rabu (14/1/2025).
Menurut Catur, pihaknya terus berkomunikasi dengan tim SAR dan Pemerintah Kabupatan Pemalang, terkait pemulangan jenazah.
“Tapi kondisinya (jenazah) kami sampai sekarang belum bisa matur. Kami belum ada informasi.”
Sesuai informasi tim SAR di lapangan, jenazah akan dievakuasi ke Basecamp Dipajaya. Kemudian dibawa ke RSUD Pemalang untuk pemulasaraan jenazah.
“Sekitar 15 jam evakuasi ke Basecamp Dipajaya. Belum nanti ke rumah sakit dulu. Setelah pemulasaraan kemudian dibawa ke Magelang sekitar 4-5 jam. Besok siang paling (tiba di Magelang).
Catur menjelaskan ada permintaan khusus dari ibu korban, Utari Januari agar bisa melihat jenazah anaknya untuk terakhir kali.
“Ibunya masih emosi dan menangis, (permintaan) kalau boleh petinya besok dibuka. Sudah kami komunikasikan langsung, rencananya petinya tidak akan dimatikan dulu, tapi bisa dibuka biar ibunya bisa melihat sebentar.”
Baca Juga: 1000 Pelari Taklukkan Slamet Trail Run 2025! 'Atap' Jawa Tengah Punya Magnet Dunia
Setelah tiba di Magelang, jenazah Syafiq Ridhan Ali Razan rencananya akan disholatkan di masjid sekitar rumah. “Langsung dimakamkan di Sambung Lor, dekat dengan makan neneknya.”
Syafiq sebelumnya mendaki Gunung Slamet bersama rekannya, Himawan Haidar Bahran, 27 Desember 2025 melalui Basecamp Dipajaya, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.
Keduanya berencana melakukan pendakian tektok atau tanpa bermalam, dengan target turun keesokan harinya. Namun di tengah perjalanan, Himawan mengalami cedera kaki.
Menurut pengakuan Himawan, Syafiq Ali memutuskan turun gunung untuk mencari bantuan. Tapi hingga tanggal 28 Desember malam, Syafiq Ali tidak kunjung kembali, sehingga tim relawan gabungan melakukan operasi pencarian.
Himawan ditemukan di Pos 9 pada 30 Desember 2025 dalam kondisi lemas dan berhasil dievakuasi ke basecamp. Sementara Syafiq Ali dinyatakan hilang hingga akhirnya ditemukan meninggal lebih dari dua pekan kemudian.
Kontributor : Angga Haksoro Ardi
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026
-
Bhimasena Run for Whale Shark 2026: Saat Langkah Kaki Membawa Pesan untuk Laut
-
Semen Gresik Kolaborasi Bersama Warga Desa Pasucen, Gotong Royong Bersihkan Aliran Mata Air Brubulan
-
Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang
-
BRI Raih Penghargaan Bergengsi Indonesia Sports Industry of the Year 2026