- BMKG mengeluarkan peringatan potensi hujan, mengimbau Semarang dan Jateng waspada hujan sedang karena pengaruh tiga siklon tropis.
- Tiga siklon aktif tersebut adalah Nokaen, Bibit Siklon 96S di selatan Jatim, dan Bibit Siklon 97S utara Australia.
- Dampak kombinasi siklon dapat memicu hujan lebat, petir, angin kencang, dan potensi bencana hidro-meteorologi hingga akhir Februari.
SuaraJawaTengah.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan di berbagai wilayah Indonesia pada Senin ini.
Khusus untuk Semarang dan beberapa daerah di Jawa Tengah, masyarakat diimbau untuk mewaspadai hujan dengan intensitas sedang.
Kondisi cuaca ini dipengaruhi oleh kombinasi dinamika atmosfer, termasuk keberadaan tiga siklon tropis yang aktif di sekitar wilayah Indonesia.
Prakirawan cuaca BMKG, Selly Brilian, dalam siaran daringnya menyampaikan bahwa hujan sedang berpotensi di Kota Semarang, dan Surabaya. Ini berarti warga Semarang dan sekitarnya perlu bersiap menghadapi kondisi jalan yang licin dan potensi genangan air.
Sementara itu, hujan lebat dan hujan yang disertai petir diprakirakan terjadi di Kota Yogyakarta, dan Kupang menunjukkan bahwa sebagian wilayah Jawa Tengah bagian selatan juga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem.
Kondisi cuaca di Semarang dan Jawa Tengah ini tidak terlepas dari pengaruh global dan regional.
BMKG menjelaskan bahwa kombinasi dinamika atmosfer menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kondisi cuaca tersebut, menyusul hasil pantauan meteorologi didapati tiga siklon tropis yang berdampak langsung maupun tak langsung turut mempengaruhi potensi hujan di Indonesia.
Tiga siklon tropis yang dimaksud adalah Siklon Tropis Nokaen, Bibit Siklon Tropis 96S, dan Bibit Siklon Tropis 97S.
Siklon Tropis Nokaen, yang tumbuh dari Bibit Siklon Tropis 91W sejak 15 Januari 2026, saat ini terpantau berada di sekitar 10,3 derajat Lintang Utara dan 128,8 derajat Bujur Timur di Timur Filipina sebelah utara Sulawesi Utara.
Baca Juga: 9 Fakta Mengerikan di Balik Kerusuhan Iran: Ratusan Tewas, Ribuan Ditangkap, dan Ancaman Militer AS
Meskipun lokasinya cukup jauh, pengaruh tidak langsungnya dapat memicu peningkatan potensi hujan di Indonesia.
Kecepatan angin maksimum siklon ini mencapai 40 knot atau sekitar 56 kilometer per jam dengan tekanan minimum 1.000 hPa, dan diperkirakan intensitasnya akan persisten dalam 48-72 jam ke depan.
Lebih dekat dengan Jawa Tengah, Bibit Siklon Tropis 96S terpantau berada di sekitar 15,2 derajat Lintang Selatan dan 113,0 derajat Bujur Timur di Samudra Hindia selatan Jawa Timur.
Keberadaan bibit siklon ini, meskipun dengan kecepatan angin maksimum 15 knot atau sekitar 37 kilometer per jam dan tekanan minimum 1.002 hPa, memiliki dampak signifikan terhadap pola cuaca di Jawa, termasuk Semarang.
Potensi ini diperkuat dengan adanya Bibit Siklon Tropis 97S di wilayah perairan utara Australia Utara, yang meskipun berpeluang rendah menjadi siklon tropis dalam 48-72 jam ke depan, tetap berkontribusi pada dinamika atmosfer.
Kombinasi pengaruh dari ketiga fenomena ini diprakirakan dapat menimbulkan potensi hujan berintensitas sedang-lebat, disertai kilat/petir angin kencang termasuk gelombang laut tinggi di atas dua meter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Jaga Sumber Air dari Hulu hingga ke Hilir, AMDATARA Tanam 250 Mangrove di Pesisir Jateng
-
Perempuan Berkebutuhan Khusus Tewas Terpanggang saat Rumahnya Terbakar
-
Kiper Juara Liga 1 Merapat! PSIS Semarang Datangkan Reky Rahayu
-
121 Juru Parkir Semarang Menunggak Setoran, PAD Rp280 Juta Terancam Melayang
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight