Budi Arista Romadhoni
Senin, 26 Januari 2026 | 18:32 WIB
Petugas BPBD Kabupaten Tegal, Polri, dan relawan melakukan pembersihan sisa material yang menumpuk di kawasan objek wisata Guci akibat terjadi banjir bandang di Tegal, Sabtu (24/1/2026). [ANTARA/HO-Oky Lukmansyah]
Baca 10 detik
  • Bencana alam di empat kabupaten/kota Jawa Tengah (Tegal, Banyumas, Magelang, Kota Magelang) memaksa penutupan sementara objek wisata.
  • Di Kota Magelang, angin kencang di Gunung Tidar menyebabkan satu korban meninggal dan empat lainnya mengalami luka-luka.
  • Kerusakan infrastruktur pariwisata, seperti jembatan hanyut di Guci, terjadi akibat banjir bandang di wilayah terdampak.

Untuk mengantisipasi risiko lanjutan, pihak pengelola sementara waktu memberlakukan sistem buka tutup wisata yang disesuaikan dengan kondisi cuaca.

Kabupaten Magelang: Longsor dan Angin Ribut di Air Terjun Kedung Kayang, Spot Foto Ditutup

Sementara itu, di Kabupaten Magelang, tanah longsor dan angin ribut terjadi di kawasan Air Terjun Kedung Kayang. Bencana ini mengakibatkan tiga orang luka-luka, serta satu pohon di spot foto tumbang.

"Demi keamanan pengunjung, spot foto di lokasi tersebut ditutup sementara," kata Hanung.

Serangkaian bencana alam ini menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya mitigasi bencana dan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem.

Penutupan objek wisata ini, meskipun merugikan secara ekonomi, adalah langkah krusial untuk memastikan keselamatan wisatawan dan masyarakat sekitar.

Load More