- Tanah longsor di lereng Gunung Slamet, Pemalang dan Purbalingga, dipastikan akibat curah hujan ekstrem, bukan aktivitas pertambangan.
- Dinas ESDM Jawa Tengah menyatakan longsor terjadi karena tanah jenuh air pada lereng curam yang mudah menyerap air.
- Pemerintah memperkuat mitigasi bencana dengan peringatan dini rutin serta mengancam menindak tegas pelaku tambang melanggar aturan.
Selain itu, penataan kegiatan pertambangan juga terus dilakukan, disertai surat peringatan kepada seluruh pelaku usaha tambang agar patuh pada ketentuan administratif, teknis, prinsip good mining practice, dan kaidah lingkungan hidup.
Sosialisasi kepada masyarakat di wilayah rawan bencana juga terus digencarkan, mengimbau untuk selalu waspada saat hujan lebat.
Tak hanya itu, Pemprov Jawa Tengah juga tidak akan ragu menindak tegas pelaku usaha tambang yang melanggar aturan. Prosesnya melalui tahapan pembinaan, pengawasan, pengendalian, hingga penertiban yang bisa berujung pada penghentian sementara, penghentian permanen, bahkan pencabutan izin.
Sebagai bukti keseriusan, Dinas ESDM Jawa Tengah telah mengusulkan pencabutan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP) PT Dinar Batu Agung kepada Kementerian Investasi/BKPM, setelah perusahaan tersebut dinilai tidak menindaklanjuti rekomendasi perbaikan.
Pemprov Jawa Tengah berharap, dengan informasi yang jelas, sistem peringatan dini yang kuat, dan penegakan aturan yang konsisten, masyarakat semakin memahami bahwa longsor adalah fenomena alam yang dapat diprediksi dan diantisipasi.
"Kami memberi perhatian serius kepada warga terdampak bencana dan akan terus memperkuat langkah pencegahan untuk meminimalkan risiko serta dampak bencana di Jawa Tengah," pungkas Agus.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan
- Link Download Tema dan Logo HUT TNI 2026 Resmi dari Mabes TNI
- 3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin
- 3 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor
- Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya
Pilihan
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
Terkini
-
Kini Layani 80 Transaksi per Hari, BRILink Agen Ria Irawan Memulai Usahanya dari Door to Door
-
Pesan Tegas Roy Hardi di Hari Pertama Pimpin Polda Jateng: Berantas Begal, Narkoba hingga Curanmor!
-
Isu Ijazah Palsu Politisi PSI, KPU Semarang: Saat Nyaleg Hanya Pakai Ijazah SMA
-
Banjir Rob Mengintai Pesisir Jateng, BMKG Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
-
Nobar Berbuah Manis, Ribuan Warga Jateng Nikmati Gelar Juara Timnas Sambil Pesta Kuliner Gratis