- Kewajiban mengganti puasa (qadha) diatur Al-Qur'an; idealnya dilakukan sebelum Ramadhan berikutnya tiba.
- Ulama berbeda pandangan mengenai utang puasa dua kali Ramadhan, sebagian mewajibkan fidyah, sebagian tidak.
- Orang yang tidak mampu puasa karena sakit atau usia lanjut wajib mengganti dengan membayar fidyah (memberi makan miskin).
Bagi mereka yang tidak mampu menjalankan puasa qadha karena alasan seperti sakit berkepanjangan atau lanjut usia, mereka diwajibkan membayar fidyah. Menurut Syaikh Salim bin Abdillah bin Sumair dalam kitab "Safinatun-Naja", jika puasa qadha ditunda tanpa alasan yang sah hingga Ramadhan berikutnya, maka harus membayar fidyah.
4. Keterangan Khusus untuk Ibu Hamil dan Menyusui
Bagi ibu hamil atau menyusui yang tidak dapat berpuasa karena khawatir keselamatan janinnya atau bayinya, terdapat beberapa pendapat. Beberapa ulama menyatakan bahwa ibu hamil atau menyusui hanya wajib mengganti puasa (qadha), sementara yang lain berpendapat bahwa mereka harus membayar fidyah dan mengganti puasa. Hal ini menjadi pembahasan berbeda di kalangan ulama, tergantung pada kondisi kesehatan ibu dan anak.
5. Tata Cara Mengganti Utang Puasa
Secara umum, mengqadha puasa bisa dilakukan kapan saja setelah Ramadhan, asalkan tidak terlalu lama dan harus selesai sebelum Ramadhan berikutnya. Untuk mereka yang memiliki utang puasa lebih dari satu tahun, mereka bisa menggantinya dengan berpuasa sesuai dengan hari yang ditinggalkan, tanpa perlu menunggu berturut-turut.
Meskipun begitu, menurut Imam Ahmad, puasa qadha boleh dilakukan secara terpisah, tidak harus berturut-turut. Hal ini mempermudah mereka yang kesulitan menjalankan puasa dalam waktu yang bersamaan.
6. Qadha Puasa Bagi Orang Sakit atau Lanjut Usia
Bagi orang yang sakit atau lanjut usia yang tidak mampu berpuasa, mereka diwajibkan membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan. Dalam hal ini, fidyah sebagai pengganti puasa ditentukan berdasarkan makanan pokok yang biasa dikonsumsi di wilayah masing-masing.
7. Menghadapi Ramadhan dengan Kesiapan Mengganti Puasa
Baca Juga: Indosat Ooredoo Hutchison Hadirkan Ramadan Bermakna, Dorong Pemberdayaan Marbot di Semarang
Menyambut Ramadhan 2026, umat Islam yang masih memiliki utang puasa dari Ramadhan tahun sebelumnya perlu segera menggantinya dengan niat yang ikhlas dan dalam kondisi yang sehat.
Selain mengganti puasa, mereka juga disarankan untuk memperbanyak doa, bersedekah, dan meningkatkan ibadah sebagai persiapan menyambut bulan suci yang penuh berkah ini.
Mengganti utang puasa Ramadhan adalah kewajiban yang harus dilakukan setiap Muslim yang telah melewatkan puasa karena alasan tertentu.
Dengan mengetahui perbedaan pendapat ulama mengenai fidyah dan qadha, umat Islam dapat memilih langkah yang sesuai dengan keadaan mereka.
Oleh karena itu, segera mengganti utang puasa yang telah lewat dua kali Ramadhan merupakan langkah bijak yang harus dilakukan agar Ramadhan tahun ini bisa dijalani dengan penuh berkah.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Terus Bergeliat, Pemberdayaan BRI Ungkit Perekonomian Desa Empang Baru
-
Banyuanyar Bertransformasi Jadi Green Smart Village Berbasis Kekuatan Warga
-
Serbuan Digital di Jateng: Trafik Indosat di Brebes Meledak 71 Persen, AI Jadi Kunci Sukses Mudik
-
Hadapi Risiko Global, Industri Perbankan Jaga Likuiditas dan Kualitas Aset
-
Kerbau Bule Pikat Ribuan Warga: Lomban Syawalan Jepara 2026 Bangkitkan Ekonomi dan Lestarikan Budaya