- Mahasiswa UIN Saizu, Ilham Alhamdi, diduga dianiaya sesama penghuni kos berinisial MS pada Sabtu (21/2/2026) malam di Purwokerto Utara.
- Konflik bermula ketika korban mendapati pelaku santai di kamarnya yang tidak terkunci, lalu dituduh mengambil jam tangan oleh pelaku.
- Korban mengalami luka lebam akibat pemukulan, dan insiden ini kini resmi dilaporkan serta sedang didalami oleh Polresta Banyumas.
SuaraJawaTengah.id - Kasus dugaan penganiayaan terhadap mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Prof KH Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto menggegerkan warga Banyumas. Korban bernama Ilham Alhamdi mengalami luka lebam setelah diduga dipukul oleh sesama penghuni kos berinisial MS pada Sabtu (21/2/2026) malam.
Insiden yang terjadi di wilayah Purwokerto Utara ini bermula dari situasi yang tampak sepele, tetapi berujung laporan polisi. Berikut tujuh fakta blak-blakan yang merangkum kronologi hingga perkembangan kasus.
1. Berawal Saat Korban Pulang dari KKN
Peristiwa bermula ketika Ilham pulang ke kamar kosnya di Kelurahan Purwanegara, Kecamatan Purwokerto Utara sekitar pukul 23.30 WIB. Ia baru saja menyelesaikan rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan berniat beristirahat.
Namun setibanya di kamar, Ilham justru mendapati situasi tak biasa. Ia menemukan seseorang sudah berada di dalam ruang pribadinya. Momen ini menjadi titik awal keributan yang kemudian berujung dugaan penganiayaan.
2. Pelaku Ternyata Sesama Penghuni Kos
Sosok yang berada di kamar korban diketahui berinisial MS. Ia bukan orang asing, melainkan sesama penghuni di rumah kos tersebut.
Yang membuat situasi makin janggal, MS terlihat santai dan bahkan sedang makan di dalam kamar Ilham. Kondisi ini tentu mengejutkan korban karena kamar tersebut adalah ruang pribadinya.
Fakta bahwa pelaku dan korban tinggal dalam satu lingkungan kos membuat kasus ini mendapat perhatian lebih dari warga sekitar.
Baca Juga: Terungkap! Ini 7 Fakta Pria Viral Tendang Kucing hingga Mati di Blora
3. Pintu Kamar Tidak Dikunci
Terungkap bahwa pintu kamar Ilham memang tidak dikunci saat ia pergi mengikuti kegiatan KKN. Celah inilah yang diduga dimanfaatkan MS untuk masuk ke dalam kamar.
Meski demikian, kondisi pintu yang terbuka tidak serta-merta membenarkan seseorang memasuki kamar orang lain tanpa izin. Situasi inilah yang memicu teguran awal dari korban kepada pelaku.
4. Teguran Berubah Jadi Tuduhan Panas
Ilham yang kaget kemudian menegur MS dan memintanya keluar dari kamar. Namun respons yang muncul justru di luar dugaan.
MS tiba-tiba menuduh Ilham telah mengambil jam tangan miliknya. Dengan nada tinggi, pelaku menanyakan keberadaan barang tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
BRI Raih Penghargaan Bergengsi Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo
-
Polisi Libatkan Densus 88 dan Jatanras Usut Pembakaran Warung Mi dan Babi di Sukoharjo
-
Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu
-
20 Ribu Prompt Belum Tentu Jadi Hak Cipta, Pakar Soroti Batas Karya AI