- Ketua HMI Unissula, Aldi Maulana, dianiaya dua orang tak dikenal di Muktiharjo, Semarang, pada 30 Maret 2026.
- Korban diduga diintimidasi dan dipukul karena perannya dalam mengawal kasus pelecehan seksual di lingkungan kampus Unissula.
- Polda Jawa Tengah telah menerima laporan resmi korban dan akan melakukan penyelidikan melalui Ditreskrimum untuk mengungkap pelaku.
SuaraJawaTengah.id - Kasus dugaan penganiayaan terhadap Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang menjadi sorotan publik. Insiden ini tidak hanya menyangkut kekerasan fisik, tetapi juga diduga berkaitan dengan upaya pengawalan kasus pelecehan seksual di lingkungan kampus.
Berikut sejumlah fakta yang terungkap dari peristiwa tersebut.
1. Korban Alami Luka Fisik dan Sudah Melapor ke Polisi
Peristiwa ini dialami oleh Aldi Maulana, Ketua HMI Unissula. Ia datang ke Polda Jawa Tengah pada Rabu (1/4/2026) sore untuk membuat laporan resmi.
Saat melapor, kondisi fisiknya masih menunjukkan bekas kekerasan. Luka cakaran terlihat jelas di tangan kirinya, serta benjolan di bagian kepala akibat pukulan.
Ia juga sempat bertemu dengan Kabid Humas Polda Jateng sebelum diarahkan membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).
2. Kejadian Bermula Saat Perjalanan Pulang
Aldi menjelaskan bahwa insiden terjadi pada Minggu malam hingga Senin dini hari (29–30 Maret 2026).
Awalnya, ia tengah berkumpul bersama temannya di kawasan Lawang Sewu, Semarang. Setelah itu, ia sempat menuju kos di daerah Genuk sebelum pulang ke rumahnya di Mranggen, Kabupaten Demak.
Baca Juga: Usai Aksi Demo di Semarang, BEM Unissula Tegaskan Kawal Terus Putusan MK
Namun, di wilayah Muktiharjo, Kecamatan Genuk, ia berhenti sejenak karena barang bawaannya hampir terjatuh. Di titik inilah situasi mulai berubah.
3. Didatangi Dua Orang Tak Dikenal dan Diintimidasi
Saat berhenti, Aldi didatangi oleh dua orang tak dikenal. Percakapan awal yang terdengar biasa, berubah menjadi intimidasi.
“Mereka bilang, ‘Mas sini, ngomong sik’. Saya lalu langsung ditanya soal pengawalan kasus dugaan kekerasan seksual,” ujar Aldi.
Pertanyaan yang dilontarkan semakin menekan, bahkan menyinggung soal dukungan di balik aksinya.
“Mereka tanya, ‘Siapa bekinganmu? Kenapa kamu mengawal kasus itu?’” lanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
-
Tsunami Terjadi di Halmahera Barat dan Bitung, Begini Ketinggiannya
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
Terkini
-
Ketua HMI Unissula Diduga Dianiaya Orang Tak Dikenal, Ini 7 Fakta yang Terungkap
-
Resmi! ASN Jateng Terapkan WFH Setiap Jumat Mulai April 2026: Pelayanan Publik Tetap Prioritas!
-
Geger di Pati, Ini 7 Fakta Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Hutan Sitiluhur
-
Waspada Potensi Hujan Lebat di Jawa Tengah Hari Ini! Ini Penjelasan BMKG
-
Viral di Sragen, Ini 5 Fakta Pria Terekam Buang Air Kecil di Air Mancur Alun-alun