- Soto Kuali Mbah Sumarsono di Wonosobo telah beroperasi sejak tahun 1965 melalui perjalanan usaha yang panjang.
- Margono meneruskan usaha kuliner keluarga ini dengan mempertahankan resep tradisional menggunakan delapan belas jenis rempah alami.
- Warung yang berlokasi di Jalan Watumalang ini menarik banyak pelanggan dengan penyajian soto berkuah khas kuali.
SuaraJawaTengah.id - Di tengah deretan warung sederhana di Wonosobo, ada satu kuliner yang terus bertahan lintas generasi. Warung Soto Kuali Mbah Sumarsono yang berada di tepi Jalan Watumalang–Wonosobo Kilometer 3, Desa Bumiroso, nyaris tak pernah sepi pengunjung.
Bukan sekadar tempat makan, warung ini menyimpan cerita panjang tentang perjuangan, konsistensi rasa, dan kekuatan tradisi yang terus hidup hingga hari ini. Berikut sejumlah fakta menarik di balik legenda soto kuali tersebut.
1. Berawal dari Jualan Keliling Sejak 1965
Perjalanan Soto Kuali Mbah Sumarsono dimulai sejak tahun 1965. Saat itu, Mbah Sumarsono belum memiliki warung tetap dan berjualan dengan cara dipikul, berkeliling kampung di Wonosobo.
Jalanan yang dilalui bahkan masih belum beraspal. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk menjajakan soto dari satu tempat ke tempat lain.
“Dulu keliling dipikul, muter-muter sampai ke Wonosobo,” ujar Margono, anak Mbah Sumarsono yang kini meneruskan usaha tersebut.
Kini, pikulan tersebut direplika dan ditempatkan di depan warung sebagai simbol sejarah perjalanan usaha yang dimulai dari nol.
2. Tetap Eksis dan Diteruskan Generasi Keluarga
Dari delapan anak Mbah Sumarsono, hanya Margono yang memilih melanjutkan usaha kuliner ini. Ia menjadi generasi penerus yang menjaga keberlangsungan warung sekaligus mempertahankan identitas rasa.
Baca Juga: 10 Kuliner Legendaris Pemalang yang Wajib Dikunjungi Akhir Pekan Ini
“Dari delapan anak ini usahanya beda-beda, hanya saya yang meneruskan soto kuali,” ungkap Margono.
Sejak Mbah Sumarsono wafat pada 2022, tanggung jawab penuh berada di tangan Margono. Ia tidak hanya mempertahankan resep, tetapi juga cara memasak dan pelayanan yang telah dibangun puluhan tahun.
3. Menggunakan Lebih dari 18 Jenis Rempah Alami
Salah satu rahasia kelezatan soto kuali ini terletak pada racikan bumbunya. Margono menyebutkan bahwa soto ini menggunakan lebih dari 18 jenis rempah alami.
Beberapa di antaranya seperti kunyit, jahe, daun salam, dan laos. Semua bumbu tersebut diolah secara tradisional, yakni diulek untuk menjaga keaslian rasa.
“Bumbunya alamiah, tidak pakai bahan pengawet,” jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Buktikan Kualitas, Skuad Muda Kendal Tornado FC Borong Penghargaan di EPA Championship
-
PSIS Rombak Total Tim, Suporter Desak Boyong Pemain Lawas dari Arhan, Dewangga, hingga Fortes
-
Koperasi Merah Putih Tembus 6.271 Unit: Operasional di Jateng Tertinggi Nasional
-
Lahan Pertanian Terancam Jadi Hotel dan Perumahan, Sarif Abdillah Ingatkan Bahaya Krisis Pangan
-
Semarang Barat Dikepung Banjir: Tanggul Plumbon Jebol, Lansia Hanyut