Ilustrasi camping di temanggung membawa duka mendalam. [Pexels/Josh Hild]
Baca 10 detik
- Satu keluarga asal Ambarawa ditemukan tewas di dalam tenda perkemahan kawasan Kledung, Temanggung, pada Rabu, 27 Mei 2026.
- Petugas menemukan jenazah setelah keluarga tersebut tidak merespons saat diminta melakukan proses keluar dari area perkemahan.
- Polisi melakukan autopsi dan memeriksa sisa makanan barbeque sebagai bukti dugaan awal keracunan penyebab kematian empat korban.
Hingga saat ini, penyidik Satreskrim Polres Temanggung telah memeriksa sedikitnya empat orang saksi untuk dimintai keterangan mendalam guna merekonstruksi jam-jam terakhir sebelum para korban ditemukan tewas. Pemeriksaan intensif terhadap saksi telah dilakukan sejak Kamis pagi pukul 08.00 WIB.
Pihak kepolisian menegaskan, setelah seluruh rangkaian proses autopsi dan identifikasi oleh tim DVI selesai, jenazah para korban akan segera diserahkan kepada pihak keluarga besar untuk dimakamkan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo
-
Polisi Libatkan Densus 88 dan Jatanras Usut Pembakaran Warung Mi dan Babi di Sukoharjo
-
Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu
-
20 Ribu Prompt Belum Tentu Jadi Hak Cipta, Pakar Soroti Batas Karya AI
-
UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Akademisi Soroti Minimnya Riset Empiris