- Dieng Caldera Race 2026 yang berlangsung 19-21 Juni di Wonosobo diikuti sekitar 2.000 peserta, termasuk 150 pelari mancanegara.
- Penyelenggaraan acara sport tourism ini bertujuan mempromosikan destinasi wisata Jawa Tengah melalui tantangan rute lari di Gunung Sindoro.
- Ajang lari ini memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal dengan estimasi perputaran uang mencapai Rp20 miliar bagi masyarakat.
Ia menyebut, tingginya minat peserta memberikan dampak langsung terhadap sektor pariwisata. Sejumlah penginapan di sekitar kawasan Tambi hingga Dieng mengalami peningkatan okupansi selama pelaksanaan event.
“Dari sisi penginapan radius sekitar 15 Km dari Tambi sampai Wonosobo maupun ke arah Dieng penuh. Perputarannya mungkin di atas Rp20 miliar dengan adanya Dieng Caldera Race 2026 ini,” ungkap Ade.
Selain tantangan lintasan, keindahan lanskap Dieng menjadi salah satu alasan event ini terus diminati. Para peserta disuguhkan pemandangan kawasan perkebunan, pegunungan, hingga sejumlah destinasi wisata seperti Candi Arjuna dan kawasan Telaga Menjer.
Salah satu peserta kategori 25K, Nadia asal Madiun, Jawa Timur, mengaku terkesan dengan penyelenggaraan DCR tahun ini, terutama karena rute menuju Sindoro memberikan pengalaman berbeda.
“Ini mantap. Water station lengkap, keren. Yang kali ini karena sampai puncak Sindoro, elevasinya jos banget,” ujarnya.
Sementara itu, peserta asal Semarang, Binsar Napitupulu, menyebut Dieng Caldera Race memiliki karakter berbeda dibanding event trail run lainnya.
“Ini salah satu acara trail yang mewah. Venue-nya di resort, suasananya juga luar biasa. Dieng dengan suhunya yang dingin membuat pengalaman lari di sini semakin menarik,” katanya.
Dieng Caldera Race 2026 digelar selama tiga hari, 19–21 Juni 2026, dengan menghadirkan empat kategori perlombaan, yaitu 10K, 25K, 45K, dan 85K. Seluruh rangkaian kegiatan berpusat di Tambi Tea Resort yang menjadi lokasi utama (race central) sekaligus titik aktivitas para peserta selama event berlangsung.
Baca Juga: Beli Mobil Listrik di Jateng Masih Bebas Pajak, Pemprov Kejar Mobilitas Ramah Lingkungan
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
- Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!
- Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV
- Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Krisis Air Bersih Jangan Cuma Dianggap Masalah Musiman! Ini Peringatan Keras Wakil Ketua DPRD Jateng
-
Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi
-
Kendal Tornado FC Syukuri Raihan Empat Poin dari Dua Laga Tandang
-
Polresta Solo Ungkap 537 Gram Sabu, Dua Tersangka Ikut Dibekuk
-
Berkah Pameran di MTQ Nasional 2026, UMKM Jateng Raup Transaksi Tembus Rp2,4 Miliar