- Tiga sesepuh eks Al Jamaah Al Islamiyah merilis video dukungan terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia.
- Pernyataan tersebut disampaikan oleh Mustaqim Safar, Abu Fatih, dan Arif Siswanto setelah penetapan tersangka mantan Jampidsus.
- Kelompok tersebut mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto dan Polri dalam menindak tegas kasus korupsi secara profesional.
SuaraJawaTengah.id - Beredar video berdurasi sekira 2 menit yang menampilkan 3 sesepuh eks Al Jamaah Al Islamiyah (JI), mantan kelompok teror di Indonesia, buka suara tentang pemberantasan korupsi di negara ini.
Ada 3 orang yang tampil di video; Mustaqim Safar, yang juga pengasuh Pondok Pesantren Darusy Syahadah (Boyolali), Abdullah Anshori Ibnu Muhammad Thayyib alias Abu Fatih dan Arif Siswanto. Mereka adalah sesepuh eks-JI.
Mustaqim Safar yang duduk di tengah tampil sebagai juru bicara di antara 2 rekan lainnya.
Mengenakan peci hitam dan batik dia memperkenalkan diri, sekaligus juga memberi kesempatan 2 rekannya memperkenalkan diri.
“Kami pasukan Garda Satya NKRI, mantan anggota Al Jamaah Al Islamiyah yang kembali sepenuhnya ke pangkuan Ibu Pertiwi Negara Kesatuan Republik Indonesia mengapresiasi, menyampaikan penghargaan setinggi-setingginya kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto atas komitmen dan konsistensi dalam memimpin pemberantasan korupsi di seluruh sektor kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Mustaqim Safar pada video yang diterima Suara.com, dikutip Minggu (26/7/2026).
Selain itu, pihaknya berterimakasih dan menyampaikan penghargaan kepada Polri atas dedikasi, profesionalisme serta kerja nyata dalam mengungkap dan menindak berbagai tindak pidana korupsi.
“Kami berharap langkah-langkah penegakan hukum yang dilakukan secara profesional, transparan dan berkeadilan dapat terus diperkuat,” sambungnya.
Sebabnya, lanjut dia, penegakan hukum profesional, transparan dan berkeadilan akan mampu memberikan efek jera pada pelaku korupsi, serta memperkokoh tata kelola pemerintahan yang bersih, berintegritas dan bebas dari praktik korupsi.
Dikonfirmasi terpisah, Arif Siswanto membenarkan orang di dalam video itu adalah dirinya, dan dua rekannya yakni Abu Fatih dan Mustaqim Safar.
Baca Juga: Tegas! KPK Bakal Bentuk Tim Periksa Kesehatan Lukas Enembe
“Wa’alykumus salaam wrwb. Kira-kira begitu (dukungan kepada Presiden, pemerintahan dan Polri yang melakukan penegakan hukum korupsi tanpa pandang bulu),” kata Arif Siswanto via WhatsApp, Minggu (26/7/2026) petang.
Dia menyebut video pernyataan sikap itu baru-baru ini.
“Setelah penetapan tersangka Jampidsus (eks Jampidsus Febrie Adriansyah),” lanjut Arif Siswanto.
Arif Siswanto diketahui sebelumnya menjabat sebagai Ketua Tim Lajnah JI pada masa Amir (pemimpin) Parawijayanto. Dia sempat menjalani hukuman pidana, ditahan di Lapas Karanganyar Nusakambangan, karena keterlibatannya di JI.
Sama halnya dengan Arif Siswanto alias Abu Mahmudah, Abu Fatih juga pernah menjalani pidana terorisme. Abu Fatih dulunya menjabat sebagai Ketua Mantiqi 2 JI (Wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur).
Sementara Mustaqim Safar merupakan sesepuh yang konsisten di pondok pesantren, baik saat era JI sebelum dibubarkan maupun hari ini pasca-bubar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Sukses BRIvolution: Transaksi QRIS dan Merchant BRI Melesat
-
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional
-
Sesepuh JI Buka Suara Soal Pemberantasan Korupsi, Dibuat Usai eks Jampidsus Ditetapkan Tersangka
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Semangat Mantri BRI Hadirkan Layanan hingga Pelosok Toraja