- Klub Malut United resmi berganti nama menjadi Java United FC dan pindah ke Semarang mulai musim 2026/2027.
- PSSI menyetujui perubahan identitas serta pemindahan markas klub tersebut dalam Kongres Biasa pada Senin, 3 Agustus 2026.
- Manajemen mempertahankan fasilitas di Maluku Utara sebagai pusat pembinaan pemain muda melalui kerja sama bersama Benfica.
Jatidiri Jadi Rumah Baru
Mulai musim 2026/2027, Stadion Jatidiri resmi menjadi markas Java United FC.
Meski hadir di Jawa Tengah, manajemen menegaskan kehadiran Java United bukan untuk menggantikan identitas klub lain yang telah lebih dahulu berkembang di provinsi tersebut.
"Java United hadir untuk berkontribusi terhadap kemajuan sepak bola nasional," kata Sofyan.
Sebagai identitas baru, klub juga memperkenalkan julukan Laskar Kepodang Emas, yang diambil dari burung kepodang emas, ikon fauna Provinsi Jawa Tengah.
Julukan tersebut menjadi simbol tekad Java United untuk tumbuh bersama masyarakat Jawa Tengah tanpa melupakan akar sejarah klub di Maluku Utara.
"Kami berharap dapat bekerja sama dengan seluruh stakeholder sepak bola di Jawa Tengah untuk bersatu membangun masa depan sepak bola nasional yang lebih baik dan berprestasi," tutur Sofyan.
Dengan restu PSSI, transformasi Malut United menjadi Java United FC bukan sekadar pergantian nama dan markas. Kepindahan ke Semarang membuka babak baru bagi klub sekaligus menambah warna persaingan sepak bola nasional, dengan ambisi membangun kekuatan baru yang berakar di Jawa Tengah namun tetap menjaga ikatan sejarah dengan Maluku Utara.
Baca Juga: PSIS Semarang Siap Hadapi Persik, Targetkan Kemenangan untuk Jauhi Zona Degradasi
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Enam Korban Keracunan MBG Semarang Masih Dirawat, Dinkes Tunggu Hasil Uji Laboratorium
-
Nekat Beroperasi, Home Stay di Jepara Kembali Digerebek Warga, Tujuh Pasangan Diamankan
-
Dugaan Penggelapan Rekrutmen BLUD RSUD Karanganyar, Polisi Telusuri Aliran Dana
-
Resmi! Malut United Hijrah ke Semarang, Berganti Nama Jadi Java United FC
-
Aksi Curanmor Marak di Blora, 11 Kasus Masih Misterius