Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:42 WIB
Suasana gedung Rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (21/8/2026), tampak lengang pascaoperasi tangkap tangan yang dilakukan KPK terhadap sejumlah pejabat rektorat perguruan tinggi negeri itu pada Kamis (20/8/2026). [ANTARA/Sumarwoto]
Baca 10 detik
  • KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap Rektor dan dua Wakil Rektor Unsoed di Jakarta pada Kamis, 21 Agustus 2026.
  • Penindakan hukum tersebut diduga berkaitan dengan kasus suap penerimaan mahasiswa baru, termasuk di Fakultas Kedokteran Unsoed.
  • Pihak Unsoed menyatakan menghormati proses hukum dan memastikan kepemimpinan kampus tetap berjalan normal tanpa kekosongan jabatan.

SuaraJawaTengah.id - Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto buka suara terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) para pimpinan kampus tersebut.

Juru Bicara Unsoed melalui keterangan tertulisnya menyebut respons itu menyikapi proses pemeriksaan KPK terhadap beberapa pejabat Unsoed.  

“Sampai saat ini, proses pemeriksaan sepenuhnya berada di tangah KPK dan belum ada penjelasan resmi mengenai hal tersebut,” tulis keterangan tertulis tertanda Juru Bicara Unsoed yang dikeluarkan di Purwokerto, Jumat 21 Agustus 2026.

Sebab itu, lanjut siaran pers itu, pihak Unsoed belum mengetahui perkara yang sedang diperiksa maupun status hukum pihak-pihak yang terlibat.  

“Terlepas dari kasus apapun, Unsoed menghormati seluruh proses hukum yang sedang ditangani oleh KPK,” lanjutnya.  

Saat ini, Wakil Rektor Bidang Akademik (WR1) dan Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Humas (WR4) saat ini berada di Purwokerto untuk memegang kendali kepemimpinan.  

“Hal ini sekaligus menjadi klarifikasi bahwa tidak ada kekosongan kepemimpinan di Unsoed, seluruh proses akademik dan layanan lainnya tetap berjalan normal seperti biasa,” sambung keterangan tertulis itu.  

KPK pada Kamis (21/8/2026) mengkonfirmasi melakukan OTT Rektor Unsoed Akhmad Sodiq di Jakarta. Selain itu, 2 Wakil Rektor Unsoed juga turut diamankan, yakni; Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Norman Arie Prayogo dan Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan Kuat Puji Prayitno turut diamankan.

Kasusnya, diduga terkait penerimaan mahasiswa baru di antaranya di Fakultas Kedokteran Unsoed. 

Baca Juga: Dibalik OTT Bupati Pemalang, Camat Turut Diangkut: KPK Sabar Tunggu Rapat Sampai Selesai

Kontributor : Eka Setiawan

Load More