- PT Semen Gresik menerima penghargaan Apresiasi Minerba 2026 dari Kementerian ESDM di Jakarta pada Selasa (3/11).
- Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan perusahaan menjalankan Program Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat dalam bidang kemandirian ekonomi.
- Program Bumi Kartini di Kabupaten Blora telah memberdayakan 879 perempuan melalui pertanian terintegrasi dan pengolahan limbah.
SuaraJawaTengah.id - PT Semen Gresik, anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), meraih penghargaan Apresiasi Minerba Tahun 2026 dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI atas kontribusinya dalam Program Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat (PPM).
Penghargaan diterima langsung oleh Direktur Utama PT Semen Gresik, Gatot Mardiana, di Jakarta, Selasa (3/11).
Senior Manager of Communication & CSR PT Semen Gresik, Taufik Susanto, menuturkan bahwa penghargaan bidang Kemandirian Ekonomi kategori Badan Usaha Pertambangan Komoditas Mineral tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan guna terus mengembangkan potensi lokal dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kapasitas, kemandirian ekonomi, dan pengembangan potensi lokal,” tuturnya.
Salah satu program yang dijalankan adalah Bumi Kartini (Buah Manis Karya Wanita Tani) di Desa Ngampel, Kabupaten Blora.
Program ini telah menjangkau 879 anggota perempuan melalui pemanfaatan lahan pekarangan, penanaman sayuran dan buah-buahan, serta pengolahan limbah ternak menjadi pupuk cair atau biourin bernilai ekonomis.
Melalui Bumi Kartini, kegiatan pertanian juga terintegrasi dengan pelestarian lingkungan. Limbah ternak diolah menjadi pupuk untuk dimanfaatkan kembali.
Taufik mengatakan, program ini sekaligus mendorong perempuan agar lebih berperan dalam perekonomian keluarga.
“Kami ingin perempuan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi keluarga melalui pengelolaan potensi yang ada di lingkungan mereka,” jelas Taufik Susanto.
Baca Juga: Semen Gresik Kenalkan Dunia Kerja Industri kepada Puluhan Mahasiswa Prodi Fisika UAD Yogyakarta
Ia menambahkan, Semen Gresik terus mengembangkan program PPM sesuai kebutuhan dan potensi wilayah melalui penguatan kapasitas serta pendampingan masyarakat guna mendorong kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.
Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, Tri Winarno, menekankan pentingnya pengelolaan pertambangan yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan usaha, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjaga keberlanjutan sumber daya alam.
“Ada tanggung jawab yang lebih luas, yaitu bagaimana kegiatan pertambangan dijalankan dengan baik, bagaimana masyarakat di sekitar wilayah pertambangan mendapatkan manfaat, dan bagaimana sumber daya alam ini dikelola secara bertanggung jawab untuk kepentingan generasi mendatang,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
Pilihan
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
-
Jokowi Pamer Ijazah di Depan Mukanya, Roy Suryo Ketawa Ngakak
Terkini
-
Sukses Berdayakan Ratusan Perempuan Lewat Program Bumi Kartini, Semen Gresik Sabet Penghargaan ESDM
-
Buru Lokasi BTS Lewat Aplikasi Peta di Wisata Guci Tegal, Komplotan Pencuri Kabel Optik Dibekuk
-
Polres Tegal Ungkap Jaringan Obat Keras Ilegal, 58 Ribu Butir Hexymer hingga Tramadol Disita
-
Hampir 9 Tahun Jadi Agen BRILink, Anik Selamatkan Nasabah dari Penipuan
-
Jelang Nataru, Gubernur Jateng Minta Polisi dan Jaksa Awasi Permainan Harga Pangan