DPRD Jateng: Reaktivasi Jalur Kereta Jadi Keharusan

Ada permasalahan yang muncul terkait rencana reaktivasi jalur kereta api seperti perubahan pertumbuhan kawasan dan penyediaan lahan.

Chandra Iswinarno
Selasa, 16 Juli 2019 | 14:28 WIB
DPRD Jateng: Reaktivasi Jalur Kereta Jadi Keharusan
Reaktivasi jalur kereta Banjar - Pangandaran. [Antara]

SuaraJawaTengah.id - Rencana pengaktivasian kembali jalur kereta api di beberapa daerah yang berada di Jawa Tengah (Jateng) mendapat dukungan dari dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) setempat.

Dukungan tersebut disampaikan Ketua Komisi D Jateng Alwin Basri di Semarang, Jawa Tengah pada Selasa (16/7/2019). Ia mengemukakan pengaktivasian jalur kereta api saat ini menjadi suatu kebutuhan.

"Reaktivasi jalur rel kereta api di sejumlah daerah di Jateng menjadi sebuah keharusan, peran moda kereta api perlu ditingkatkan dalam mendukung perbaikan kinerja layanan transportasi publik dan peningkatan logistik nasional," katanya seperti dilansir Antara.

Menurutnya, kereta api menjadi pilihan moda transportasi unggulan dan kebutuhan lahannya pun terbilang lebih kecil dibandingkan pembangunan jalan bebas hambatan atau jalan tol.

Baca Juga:Jalur Kereta Api Tertua di Sumbar akan Dihidupkan Kembali

Ia menyebutkan dari rencana induk perkeretaapian 2018 jalur yang direaktivasi adalah Demak-Kudus-Pati-Juwana-Rembang, jalur Kedungjati-Semarang-Temanggung-Magelang-Yogyakarta, sedangkan jalur yang masuk rencana reaktivasi di antaranya Purwokerto-Wonosobo, Magelang-Purworejo-Wonosobo.

Meski begitu, ia mengakui ada permasalahan yang muncul terkait rencana reaktivasi jalur kereta api seperti perubahan pertumbuhan kawasan dan penyediaan lahan baik untuk stasiun dan rel kereta api.

"Beberapa bekas jalur rel saat ini sudah berkembang menjadi kawasan terbangun, sehingga sulit untuk melakukan reaktivasi jalur," ujarnya.

Sebelumnya, Pemprov Jateng terus berupaya melakukan percepatan, apalagi dari pemerintah kabupaten/kota yang dilintasi jalur ini sudah melakukan analisis tata ruang untuk kemudian tinggal disinkronkan.

Mengenai potensi pembebasan lahan dan penertiban, sebelumnya akan dibuatkan feasibility study (FS) atau studi kelayakan sehingga pembangunan fisiknya bisa kapan saja dimulai. (Antara)

Baca Juga:Hidupkan 4 Jalur Kereta Jabar, KAI: Rute Garut-Wanaraja Aktif September

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak