Masjid di Joyotakan Solo Jadi Sumber Penularan Virus Corona saat Tarawih

Ada pasien positif corona di Joyotakan yang menjadi super spreader.

Pebriansyah Ariefana
Kamis, 14 Mei 2020 | 11:54 WIB
Masjid di Joyotakan Solo Jadi Sumber Penularan Virus Corona saat Tarawih
Petugas kesehatan melakukan tes diagnostik cepat atau rapid test COVID-19 kepada sejumlah jamaah di kawasan Masjid Besar Nurul Huda, Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (8/5). [ANTARA FOTO/Umarul Faruq]

SuaraJawaTengah.id - Sebuah masjid di Kelurahan Joyotakan, Serengan, Solo menjadi pusat penyebaran virus corona lewat sholat berjamaah. Sebab ada pasien positif corona di Joyotakan yang menjadi super spreader setelah tujuh kontak eratnya dinyatakan reaktif seusai menjalani rapid test.

Pasien yang terkonfirmasi positif corona, Kamis (7/5/2020) lalu itu diduga tertular saat mengikuti salat tarawih berjamaah di salah satu masjid di dekat rumahnya. Ketujuh kontak erat pria berumur 63 tahun tersebut bahkan sudah berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).

Seluruhnya dirawat di RSUD Bung Karno, Pasar Kliwon, karena sudah menampakkan gejala sakit. Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani, mengatakan tujuh kontak erat itu terdiri dari keluarga dan satu jamaah masjid yang sama.

“Hasil tracing menunjukkan kalau dia kemungkinan terpapar karena kerap berkegiatan di masjid tersebut. Ini yang kami khawatirkan beberapa hari lalu dan ternyata terbukti,” kata dia, dalam jumpa pers di Ruang Natapraja, Kompleks Balai Kota Solo, Rabu (13/5/2020).

Baca Juga:Satu Jamaah Positif Corona, Masjid di Joyotakan Solo Nekat Gelar Tarawih

Ahyani mengatakan pasien corona asal Joyotakan, Solo, yang tercatat sebagai pasien ke-25 itu bekerja di salah satu toko mebel. Semua kontak erat sudah ikut rapid test dan tujuh di antaranya reaktif.

Tujuh kontak erat itu, usianya masing-masing 33 tahun, dua tahun, 17 tahun, 58 tahun, 37 tahun, 55 tahun, dan 31 tahun. Spesimen lendir hidung/tenggorokan ketujuh orang itu telah diambil dengan cara swab (usap).

Spesimen itu diuji secara polymerase chain reaction (PCR) di laboratorium RS Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. “Hasilnya belum keluar,” kata Ahyani.

Kendati sudah ada anggota jamaahnya yang menjadi pasien positif corona, masjid di Joyotakan, Solo, itu masih menggelar salat berjamaah, termasuk tarawih. Pemkot Solo sudah melakukan pendekatan kepada takmir masjid, namun mereka berkukuh.

“Masjid seharusnya ditutup dulu kegiatan untuk jamaahnya. Salat di masjid silakan terutama takmir dan marbot yang memang tugasnya jaga di masjid. Jangan sampai jadi klaster baru karena lokasinya di pinggir jalan,” ucapnya.

Baca Juga:Jokowi Minta Rakyat Tenang Hadapi Corona: Kepanikan Adalah Separuh Penyakit

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Solo, Mustain Ahmad, mengaku sudah berkomunikasi dengan takmir masjid yang sala satu jemaahnya menjadi pasien positif corona di Joyotakan itu. Perwakilan Kemenag dan Muspika Kecamatan Serengan telah menggelar pertemuan hingga dua kali.

Mereka mengimbau pengelola masjid agar meniadakan ibadah berjamaah di masjid tersebut untuk sementara waktu. Pertemuan pertama dilakukan pada Jumat (8/5/2020) pagi dan yang kedua pada sore harinya.

Namun, takmir masjid beralasan telah menerapkan protokol kesehatan sehingga tetap menggelar salat jamaah. Selain itu, mereka menyebut kegiatan ibadah di masjid tersebut adalah keinginan dari jamaah.

Kemenag mengaku tidak berwenang melarang penyelenggaraan ibadah karena Solo tidak sedang menjalani pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Upaya persuasif, bujuk rayu kami sampaikan. Jadi agak repot juga. Kami tidak bisa melarang dan hanya bisa mengajak tokoh masyarakat dan tokoh agama, agar lebih berhati-hati,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak