Kasatpol PP Kota Semarang Positif Covid, Dinkes: Diduga Tertular Saat Tugas

Chandra Iswinarno
Kasatpol PP Kota Semarang Positif Covid, Dinkes: Diduga Tertular Saat Tugas
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. [Suara.com/Adam Iyasa]

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam membenarkan jika Kasatpol PP Kota Semarang terinfeksi Covid-19. Ia diduga terinfeksi saat bertugas.

SuaraJawaTengah.id - Angka warga yang terpapar Covid-19 terus bertambah. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang Fajar Purwanto dikabarkan juga tertular Virus Corona

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam membenarkan jika Kasatpol PP Kota Semarang terinfeksi Covid-19. Ia diduga terinfeksi Covid-19.

"Iya ada yang terinfeksi Covid-19. Kasatpol PP Kota Semarang," jelasnya saat dihubungi Suara.com, Selasa (2/6/2020).

Di tempat yang terpisah, Wali Kota Semarang Hendrar Pribadi mengatakan, jika Kasatpol PP Kota Semarang diduga terinfeksi Covid-19 saat menjalankan tugasnya. Namun soal pastinya seperti apa, ia belum tau.

"Diduga terinfeksi Covid-19 saat menjalankan tugasnya,"ucapnya.

Ditanya soal kondisi, Kasatpol PP Kota Semarang sedang dalam keadaan yang baik. Bahkan, lanjutnya, tanpa ada gejala. Sampai hari ini, ia masih berkomunikasi dengan Fajar Terkait kondisinya saat ini.

"Sampai saat ini kondisinya baik, dan belum ada gejala yang menghawatirian," ucapnya.

Sementara itu terkait kemungkinan pemberlakuan New Normal di Kota Semarang, Hendi menyatakan Ibu Kota Jawa Tengah tersebut belum siap, karena angka Covid-19 di Kota Semarang belum menurun hingga bulan Mei.

Hendi lebih memilih untuk melupakan New Normal yang digagas oleh pemerintah pusat dan fokus untuk memperpanjang status Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) agar Covid-19 di Kota Semarang menurun.

"Untuk saat ini, lupakan dulu New Normal. Kita lebih fokus untuk memperpanjang PKM saja. Total saat ini di Kota Semarang 131 warga positif Covid-19, " jelasnya di Balaikota Semarang.

Sementara itu, Fajar Purwoto mempunyai cara unik untuk melawan Covid-19. Selama masa karantina di rumahnya, ia habiskan waktu untuk bersenang-senang melalui hobi bernyanyinya.

Menurutnya, cara seperti itu dapat mengusir Covid-19 yang ada di dalam tubuhnya. Selama masa isolasi justru ia manfaatkan untuk menikmati ketenangan seperti istirahat dan bernyanyi.

"Saya tetap harus beraktivitas untuk menjaga imunitas agar tubuhnya selalu bugar dan tambah baik selama masa isolasi," jelasnya melalui vidio kepada awak media.

Selain kegiatan fisik, ia juga mencoba untuk mengatur pikirannya agar selalu positif. Baginya, jika pikiran positif makan tubuhnya akan tetap sehat selama masa isolasi.

Ia menyampaikan sampai saat ini, kondisinya masih sehat. Untuk itu, ia berpesan kepada teman-temannya agar jangan terlalu khawatir dan takut karena saat ini kondisinya baik-baik saja.

"Jangan khawatir, saya itu baik-baik saja. Saya malah menikmati masa isolasi bdiri di rumah," ujarnya.

Kontributor : Dafi Yusuf

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS