Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Nakes Diserang, Jenazah yang Dimakamkan di Tegal Ternyata Positif Covid-19

Budi Arista Romadhoni Senin, 28 September 2020 | 12:36 WIB

Nakes Diserang, Jenazah yang Dimakamkan di Tegal Ternyata Positif Covid-19
Ilustrasi pemakaman pasien covid-19 (Antara)

Setelah para nakes diserang, pemakaman dilanjutkan oleh warga, dan tanpa protokol pemakaman jenazah Covid-19

SuaraJawaTengah.id - Pemakaman jenazah seorang‎ warga suspect Covid-19 di Dukuh Sawangan, Desa Sigedong, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Selasa (22/9/2020) sempat diwarnai penyerangan terhadap tenaga kesehatan (nakes) yang sedang melakukan pemakaman.

Penyerangan tersebut membuat dua tenaga kesehatan terluka karena dipukuli dan dilempar batu. Mereka juga terpaksa meninggalkan proses pemakaman untuk menyelamatkan diri dari amukan warga.

Akhirnya jenazah tersebut dimakamkan warga tanpa menggunakan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

Setelah‎ dimakamkan, hasil pemeriksaan sampel swab jenazah yang diketahui bernama Hamam (15) itu ternyata positif Covid-19.

Hal itu dipastikan Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal, Joko Wantoro, Senin (28/9/2020).

"Hasil swab jenazah yang dimakamkan di Dukuh Sawangan positif Covid-19. Hasilnya keluar kemarin (Minggu)" kata Joko.

‎Menyusul hasil swab tersebut, Joko mengatakan pihaknya sedang melakukan upaya pendekatan kepada warga setempat untuk melakukan tracking terhadap kontak erat maupun warga yang melakukan pemakaman.

"Kami sedang lakukan pendekatan‎ dengan Satgas Covid-19 Desa karena situasi di sana masih belum cukup kondusif setelah terjadi kesalahpahaman," ujarnya.

Menurut Joko, jika situasi sudah kondusif, maka tracking dan pengambilan sampel swab akan dilakukan.

"Karena hasil swabnya positif maka perlu dilakukan swab terhadap kontak eratnya. Minimal 36 orang yang harus dilakukan swab," ucapnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait