Penambang Pasir Merapi Temukan Candi Baru

Situs candi ditemukan saat penambang tengah mengambil pasir di kawasan lereng gunung merapi

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 01 Oktober 2020 | 12:51 WIB
Penambang Pasir Merapi Temukan Candi Baru
Penuman situs Candi baru di lokasi Penambangan Pasir, Magelang. (Suara.com/Angga Haksoro)

SuaraJawaTengah.id - Warga Dusun Windusabrang, Kecamatan Sawangan, Magelang, menemukan situs purbakala yang diduga bagian dari candi. Selain Candi Borobudur, di Magelang tersebar banyak kompleks candi-candi kecil.

Bagian candi tersebut ditemukan di lokasi penggalian pasir manual milik keluarga keluarga Bukari, warga Dusun Windusabrang. Susunan batu yang pertama ditemukan merupakan bagian kemuncak candi.

Warga kemudian menyimpan bagian candi tersebut di rumah kepala dusun, sambil terus melakukan penggalian pasir. Penggalian kemudian berhasil menemukan bagian yang diduga dasar candi.

Ginut penambang pasir yang pertama menemukan kemuncak candi sekitar sebulan lalu. Alat penggali pasirnya membentur benda keras yang semula diduga batu kali.

Baca Juga:Polisi Masih Selidiki Kasus Pamer Celana Dalam, 'Mbak Ida' Belum Ditahan

Setelah diangkat, ternyata batu tersebut berupa bongkahan yang sudah dipahat dan tertata.

“Saya bersihkan. Besok siapa saja yang menemukan batu lagi, dirawat agar terbentuk candi,” kata Ginut yang tidak lancar berbahasa Indonesia, Kamis (1/2/2020).

Agung Nugroho, anggota Penghayat Kapitayan Jawa, Pahoman Urip Sejati yang bersama warga ikut merawat bagian batu-batu candi menduga situs ini berbentuk petirtan (pemandian).

“Kami tidak bisa berspekulasi soal bentuk dan fungsi bangunan ini karena yang ditemukan baru sebagian. Tapi kemungkinan ini petirtan (tempat pemandian),” ujar Nugroho.

Dugaan bahwa situs ini adalah petilasan petirtan, didukung oleh letaknya yang diapit dua sungai Juweh dan Sekutu. Sungai Juweh berhulu dari Gunung Merapi dan Sekutu dari Gunung Merbabu.

Baca Juga:Temuan Cagar Budaya di Kandangan Kediri Diduga Permukiman Kerajaan Panjalu

Di atas situs petirtan juga terdapat Sendang Tirta Nirmala yang saat ini dijadikan sumber air bersih warga. Warga menggunakan pompa listrik untuk menyedot air untuk kemudian dialirkan menggunakan pipa-pipa.

“Jadi lokasinya dekat sungai dan sumber mata air. Ini juga lokasi tempuran Sungai Juweh dan Sekutu yang kemudian mengaliri Sungai Pabelan,” kata Nugroho.

Senin kemarin, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah sudah memeriksa lokasi. BPCB melakukan pengamatan awal untuk kemudian mengajukan rekomendasi eskavasi (penggalian) situs.

Balai Pelestarian Cagar Budaya memperkirakan situs ini dibangun pada abad IX atau X. Balai mengizinkan warga tetap menambang pasir secara manual di sekitar lokasi sambil tetap merawatnya.

“Ditemukannya situs candi merupakan pesan agar kita menjaga alam. Manusia tidak bisa hidup sendirian dan harus berdampingan dengan alam. Penambangan pasir juga bisa membantu merintis proses eskavasi yang nantinya dilakukan BPCB,” kata Nugroho.  

Sebagai simbol menjaga situs purbakala ini, warga penghayat Pahoman Urip Sejati menggelar ritual Sesaji Bekti Alam. Mereka berdoa dan mempersembahkan sesaji sebagai wujud syukur ditemukannya candi ini. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak