Dia berharap pemerintah memberi kesempatan bagi seniman-seniman gambar di jalanan untuk bebas berekspresi. Jika menggambar di ruang-ruang kosong milik publik dilarang, pemerintah harus menyediakan tempat khusus bagi para seniman untuk berkarya.
“Dicap vandalisme itu kan karena tanpa izin. Kalau diberi izin atau ruang khusus, karya-karya kami jadi tersalurkan. Kami punya potensi besar. Sayang kalau disia-siakan,” kata Gindring Waste.
Kontributor : Angga Haksoro Ardi
Baca Juga:Duh! Ketua Komnas Perlindungan Anak Jateng Ditahan Polisi