alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dosen Meninggal Karena Covid-19, UNS Lockdown

Budi Arista Romadhoni Rabu, 21 Oktober 2020 | 07:29 WIB

Dosen Meninggal Karena Covid-19, UNS Lockdown
Kampus UNS Solo. [Solopos.com]

Tidak ingin menjadi klaster, UNS langsung mengambil langkah penutupan kampus sementara

SuaraJawaTengah.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali menutup sejumlah lokasi di dalam kampus menyusul meninggalnya salah satu dosen Fakultas Hukum (FH) akibat terjangkit Covid-19.

Rektor UNS Jamal Wiwoho di Solo, Selasa, mengatakan selain dosen ada satu pegawai Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNS yang juga meninggal dunia hari ini namun belum terkonfirmasi terkena COVID-19.

"Meski demikian, terkait dengan meninggalnya beliau (Kasub LPPM), kami belum mendapatkan informasi kepastian apakah terkonfirmasi sakit bawaan atau Covid-19," katanya dilansir dari ANTARA, Selasa (20/10/2020). 

Ia mengatakan hingga saat ini hasil tes usap belum keluar.

Meski demikian, diakuinya, dosen hukum dengan nama Prasetyo Hadi Purwandoko dan pegawai LPPM Karyono tersebut memiliki riwayat bepergian bersama ke Bali untuk urusan pekerjaan.

"Kebetulan beliau berdua habis ada acara ke Ubud, Bali," katanya.

Mengenai penutupan kampus untuk sementara waktu tersebut, pihaknya sudah melakukan tindak lanjut dengan mengeluarkan surat pemberitahuan Nomor 4373/UN27/TU/2020 tentang Penghentian Sementara Seluruh Aktivitas di Lingkungan UNS.

"Dalam hal ini, kami memastikan bahwa aktivitas perkantoran tetap berjalan dengan fleksibilitas pengaturan personil dan jam kerja. Selain itu, untuk kegiatan penelitian, praktikum, dan kegiatan akademik sejenis yang sudah terjadwal dapat dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan secara ketat atau dijadwal ulang," katanya.

Selanjutnya, khusus pegawai "Medical Center" dan RS UNS, ia mengatakan, wajib masuk kerja dan akan diatur tersendiri oleh Direktur RS UNS.

"Kami juga sudah melakukan tracing ke keluarga masing-masing. Pak Pras dan Pak Kas berhubungan dengan siapa saja, termasuk keluarga. Meski demikian, sejauh ini belum keluar hasilnya," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait