Sempat Sebut Rezim Laknatullah, Gus Nur Ditangkap Polisi

Gus Nur ditangkap Bareskrim Mabes Polri di rumahnya, Malang Jawa Timurgu

Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 24 Oktober 2020 | 10:15 WIB
Sempat Sebut Rezim Laknatullah, Gus Nur Ditangkap Polisi
Gus Nur (dok pribadi)

"Saya dulu sama kayak orang, saya nggak urus politik. Buta politik. Siapa pun presidennya?Terserah,"

"Dulu saya hanya sibuk dakwah, cari nafkah keluarga. Sudah. Nggak mau tahu politik. Nah, tiba-tiba lahir rezim seperti ini, ada Abu Janda, Denny Siregar, ada Jokowi, ada Luhur Binsar Pandjaitan," sebut Gus Nur.

2. Banyak Dusta

Gus Nur berpandangan bahwa rezim sekarang banyak dusta dan kebohongan yang ditunjukkan oleh pemerintah secara terang-terangan.

Baca Juga:Gus Nur Ditangkap Polisi, Apakah Karena Menghina NU dan Presiden?

"Di mata saya, tiada hari tanpa bohong. Tiada hari tanpa nipu, rezim ya. Tiada hari tanpa dusta, di depan mata kalau bahasa Jawa istilahnya cetho welo-welo, transparan bohongnya," ujar Gus Nur.

Saat ditanya Refly tentang hal yang paling memprihatinkan mengenai negara saat ini, Gus Nur mengatakan semua hal yang mendasar soal negara memprihatinkan.

3. Kebohongan di Kampung Akuarium

"Kita ambil contoh (kebohongan) ya. Itu Kampung Akuarium di Jakarta. Waktu itu (Jokowi) masih Gubernur. waktu itu tandan tangan janji politik, hitam di atas putih dibacakan kontra politik, bahwa itu nggak akan digusur. Ternyata setelah jadi (Gubernur) digusur juga," kata Gus Nur.

"Memang negara ini sedang disetting secara agama seperti Andalusia, hancurnya Islam di Spanyol, dibikin sekuler dibikin liberalisme. Secara negara, ya sudah memang dibikin miskin seperti ini," tukas Gus Nur.

Baca Juga:Gus Nur Ditangkap Bareskrim Mabes Polri di Malang

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini