Prokes Ketat Diterapkan, Ini Kondisi Pengungsian Sementara di Tlogolele

Warga mulai mengungsi setelah dinaikannya status Gunung Merapi dari Waspada ke Siaga

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 11 November 2020 | 13:10 WIB
Prokes Ketat Diterapkan, Ini Kondisi Pengungsian Sementara di Tlogolele
Kondisi Tempat penampungan pengungsian sementara (TPPS) Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Selasa (10/11/2020).

SuaraJawaTengah.id - Sebanyak 133 orang mulai menempati Tempat penampungan pengungsian sementara (TPPS) Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Selasa (10/11/2020).

Mereka masuk kelompok rentan mulai lansia hingga anak-anak dari empat dukuh mulai Stabelan, Belang, Takeran dan Gumuk.

Sekretaris Desa Tlogolele, Neigen Achtah Nur ES menjelskan warga dengan kategori rentan memang mulai dibawa ke pengungsian sementara yang dibuka sejak kemarin.

"Warga yang mengungsi masuk di daerah rawan bencana dengan radius jarak kurang dari lima kilometer dari puncak Merapi," kata Neigen Achtah kepada wartawan lokasi.

Baca Juga:Peringatan Hari Pahlawan di Kota Makassar Terapkan Protokol Kesehatan

Protokol kesehatan ketat diketat oleh pihak desa di lokasi pengungsian dengan kapasitas 500 orang tersebut guna mencegah penyebaran Covid-19.

Dari pantauan Suara.com di lapangan, setiap Kepala Keluarga (KK) yang mengungsi mendapat satu bilik agar tidak bercampur dengan warga lainnya.

Sebelum masuk ke pengungsian, mereka dicek suhu, cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer yang telah tersedia di depan gedung.

Selain itu, di lokasi pengungsian terdapat ruang kesehatan, tempat ibadah, hingga dapur umum. Aparat gabungan TNI-Polri pun terlihat berjaga di beberapa titik.

"Namun untuk balita dan ibu hamil kita tempatkan di rumah penduduk yang kosong dan diperbolehkan untuk digunakan," paparnya.

Baca Juga:Siaga Erupsi Merapi, 9 Pengungsi dari Magelang Reaktif Covid-19

"Untuk pengungsian ini akan dilakukan hingga instruksi berikutnya dari BPBD," tambah Sekdes yang juga warga asli Tlogolele tersebut.

Salah satu warga, Tasrih (65) mengatakan sudah mulai mengungsi sejak kemarin dan langsung menempati barak.

"Saya sudah tiga kali harus mengungsi karena bahaya erupsi Merapi. Jadi sudah biasa saja saat akan kembali  mengungsi seperti sekarang ini," ucap Tasrih.

Kontributor: RS Prabowo

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak