facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gunung Merapi Siaga, Warga Klakah Boyolali Mulai Dievakuasi ke Tempat Aman

Erick Tanjung Rabu, 11 November 2020 | 15:18 WIB

Gunung Merapi Siaga, Warga Klakah Boyolali Mulai Dievakuasi ke Tempat Aman
sejumlah relawan dari TNI dan Polri membantu mengangkat seorang warga Lansia saat dievakuasi di tempat penampungan pengungsi sementara (TPPS) Balia Desa Klakah Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jateng, Rabu (11/11/2020). (ANTARA/Bambang Dwi Marwoto).

Tim Siaga Desa Klakah mengevakuasi warga, terutama lansia, ibu hamil, balita, dan disabilitas menuju TPPS balai desa untuk penanganan pengungsi erupsi merapi.

SuaraJawaTengah.id - Tim gabungan yang terdiri Pemerintah Kabupaten Boyolali, TNI, Polri, dan relawan melakukan evakuasi warga yang tinggal di kawasan rawan bencana/KRB III ke tempat penampungan pengungsian sementara atau TPPS di Balai Desa Klakah Kecamatan Selo, Jawa Tengah, Rabu (11/11/2020). Menyusul status Gunung Merapi Siaga atau naik level III.

Tim relawan melakukan evakuasi dari Dukuh Sumber Desa Klakah yang masuk di KRB III Merapi atau berjarak sekitar 3 hingga 4 kilometer dari puncak menuju TPPS dengan tetap menjaga protokol kesehatan.

Tim Siaga Desa Klakah melakukan evakuasi warga, terutama lansia, ibu hamil, balita, dan disabilitas menuju TPPS balai desa yang sudah disiapkan untuk penanganan pengungsi erupsi Merapi yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Menurut Kepala Desa Klakah Marwoto, kegiatan evakuasi warga lansia, ibu hamil dan balita di TPPS Desa Klakah sudah dimulai. Jumlah warga yang dievakuasi sudah puluhan jiwa dan hal itu, akan bertambah terus karena kegiatan masih berlangsung.

Baca Juga: India Akan Operasi Evakuasi Besar-besaran Warganya, Siapkan 60 Penerbangan

"Kami sudah mempersiapkan TPPS di Balai Desa Klakah yang berjarak sekitar 6,5 Km dari puncak, dengan cara disekat-sekat sebanyak 37 bilik untuk mencegah penyebaran Covid-19. Jumlah ruangan TPPS ini, kapasitas bisa menampung setiap bilik empat orang dewasa, sehingga totalnya 148 orang," kata Marwoto.

Bahkan, Tim Siaga Desa juga telah menyiapkan TPPS kedua di gedung SMP Negeri 2 Klakah, jika jumlah warga yang dievakuasi terus bertambah, karena sesuai data totalnya ada 200 orang warga lansia dan anak-anak di KRB III Klakah.

Dukuh di Desa Klalah yang masuk KRB III, kata Marwoto, yakni Sumber, Bangusari, Bakalan, Klakah Duwur, Klakah Tengah, dan Klalah Ngisor.

Selain Desa Klakah, di Kecamatan Selo Boyolali, yang melakukan persiapan untuk evakuasi warga di KRB III, yakni Desa Jrakah. Namun, TSD bersama pemerintah desa setempat masih melakukan persiapan TPPS untuk pengungsi.

Menurut Kades Jrakah Tumar, Pemerintah Desa Jrakah, TSD setempat dibantu TNI, Polri, dan relawan melakukan persiapan untuk penempatan warga di TPPS di Balai Desa Jrakah. Pihaknya belum melakukan evakuasi warga yang pemukimannya di kawasan KRB III Merapi.

Baca Juga: Bupati Boyolali Melawan, Tak Mau Liburkan Sekolah di Tengah Wabah Corona

Warga yang tinggal di dusun masuk KRB III Merapi di Desa Jrakah antara lain Sepi ada enam RT, Kajor (5 RT), Tosari (1 RT) dan Jrakah (2 RT). Dukuh yang mempunyai jarak terdekat, Sepi yakni sekitar 3 kilometer dari puncak.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait