Benci FPI Karena Kacaukan NKRI, Pria Ini Siap Penggal Kepala Rizieq Shihab

Pria yang mengaku anggota Polri ini merasa benci dengan FPI, dan mengaku pernah memukuli anggota FPI di Pekalongan karena melanggar lalu lintas

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 03 Desember 2020 | 07:49 WIB
Benci FPI Karena Kacaukan NKRI, Pria Ini Siap Penggal Kepala Rizieq Shihab
Rizieq Shihab di tengah kerumunan massanya (Foto: Antara)

SuaraJawaTengah.id - Akhir-akhir ini situasi di Ibukota Jakarta sedang tidak kondusif, semenjak kepulangan Rizieq Shihab dari Arab Saudi. Kegaduhan terjadi mulai dari persoalan kerumunan, bahilo, sweb test hingga penolakan pemeriksaan dari kepolisian oleh massa Front Pembela Islam (FPI).

Kegaduhan-kegaduhan yang tidak kunjung usai, dan membuat geram pria yang mengaku sebagai anggota polisi ini akan mengancam memenggal kepala sang Iman Besar tersebut.

Dalam sebuah video berdurasi tiga menitan itu, diunggah oleh channel youtube Hendri Official pada Rabu (2/12/2020), diduga pria asal pekalongan Jawa Tengah yang tidak menyebutkan identitas namanya menyebut FPI sebagai organisasi preman.

"Selamat pagi untuk warga Pekalongan dan sekitarnya, selamat pagi untuk warga Indonesia yang saya cintai dan saya banggakan," katanya.

Baca Juga:Polisi Imbau Simpatisan Habib Rizieq Tak Berkerumun di Petamburan

Pria yang akan memenggal kepala Rizieq Shihab. (YouTube/HENDRI OFFICIAL)
Pria yang akan memenggal kepala Rizieq Shihab. (YouTube/HENDRI OFFICIAL)

"Akhir-akhir ini kita melihat ada organisasi yang bergaya preman. Bergaya jagoan. Bahkan bak seorang juara yang tidak ada tandingannya, kita semua paham siapa mereka FPI," tambahnya.

Ia mengutarakan sebagai umat muslim dan warga negara Indonesia tidak gentar sedikitpun kepada FPI dan kroni-kroninya. Jika FPI mengacaukan NKRI dirinya siap bertindak untuk membabat leher Habib Rizieq,

"Demi Allah saya siap membabat lehernya kalau sampai berulah terlalu jauh apalagi mengacaukan NKRI," jelasnya.

Selain itu, ia mengisahkan pengalamannya tak kala berurusan dengan anak petinggi FPI yang melanggar lalu lintas di Pos Monumen Pekalongan kota. Karena merasa tak terima ditilang, anak petinggi FPI itu mendatangkan massa 50 orang untuk menggeruduk pos polisi itu.

"Kurang lebih sembilan orang tak pukulin, tergeletak satu. Sampai sekarang pun saya masih benci sama FPI karena gayanya radikal dan preman," ujarnya,

Baca Juga:Rizieq Shihab Ajak Hijrah ke Negara Tauhid, KSP: Pancasila Sudah Cukup

Pada akhir video, ia bersumpah akan menyembelih leher Habib Rizieq dan tak gentar sama sekali terhadap organisasi seperti FPI, HTI maupun sejenisnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini