Setahun Sekali Tanah di Semarang Ambles 20 cm, Warga Tinggal di Atap Rumah

Tanah di Semarang setiap tahun ambles karena terjadi abrasi dan banjir rob

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 02 Februari 2021 | 13:07 WIB
Setahun Sekali Tanah di Semarang Ambles 20 cm, Warga Tinggal di Atap Rumah
Keadaan rumah warga di Tambaklorok (Suara.com/Dafi Yusuf)

SuaraJawaTengah.id - Warga RT 9 Rw 15 Kampung Tambaklorok, Tanjung Mas, Semarang Utara tak dapat berbuat banyak lantaran rumahnya semakin ambles dikarenakan terjadi banjir rob dan tanah yang tak stabil.

Warga Tambaklorok, Amron S mengatakan, satu rumahnya sudah tenggelam. Dulu, rumah yang dia tempati saat ini dua lantai. Namun, saat ini rumahnya hanya tersisa satu lantai.

"Lho teras yang kita duduki ini dulunya itu atap rumah. Sekarang jadi teras," jelasnya kepada SuaraJawaTengah.id di rumahnya, Selasa (2/2/2020).

Amron hanya bisa pasrah. Selama 26 tahun Amron tinggal di Tambaklorok, satu rumah habis sudah. Kini dia hanya memanfaatkan atap sebagai tempat tinggal dia dan keluarganya.

Baca Juga:Dugaan Pasien Dicovidkan, Ombudsman Jateng Semprot RS Telogorejo Semarang

"Rumah saya dulu yang lantai satu itu sekitar 6 meter tingginya dan sekarang hanya tinggal atapnya saja," ujarnya.

Jika mempunyai rejeki lebih, Amron mempunyai keinginan untuk meninggikan rumahnya agar lebih tenang.  Selain rumahnya ambles, sewaktu-waktu rumah Amron juga bisa terkena rob.

"Sini kan daerah sering terkena rob, jadi kalau keadaanya seperti ini rumah-rumah ini bisa terendam rob semua," katanya.

Sampai saat ini, sudah enam kali Amron meninggikan rumahnya. Biaya meninggikan rumah tak sedikit, jika dia hitung sekali meninggikan bisa menyampai Rp50 juta.

"Rp50 juta itu yang paling sedikit, ngepres itu," imbuhnya.

Baca Juga:Pamit Beli Jajan, Santri Asal Batang Hanyut di Sungai

Semakin tahun, rumah yang tenggelam di Tambaklorok semakin cepat tenggelam. Berdasarkan hitungannya, dalam satu tahun rumah warga bisa tenggelam 20 centimeter.

"Jadi semakin kesini semakin banyak tenggelamnya," ujarnya.

Hal yang sama juga dikatakan Mustahil. Selama dia tinggal di Tambaklorok memang banyak rumah-rumah yang tenggelam. Menurutnya, permasalahan di Tambaklorok begitu kompleks.

"Di sini itu masalahnya kompleks, mulai dari rob, sumur bor dan kalau malam itu ada getaran yang sangat kencang. Sampai saat ini kita tak tau getaran apa itu," imbuhnya.

Sampai saat ini, sudah banyak warga sekitar terutama yang mempunyai biaya lebih memilih untuk pindah ke tempat yang lebih aman. Namun, banyak juga warga yang memilih tetap tinggal di Tambaklorok.

"Lha gimana lagi, ini adalah pilihan satu-satunya,"keluhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini