alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Aneh! Kasus Aktif Covid-19 di Solo 7.354, Padahal Total Jateng 6.881

Ronald Seger Prabowo Jum'at, 26 Februari 2021 | 20:15 WIB

Aneh! Kasus Aktif Covid-19 di Solo 7.354, Padahal Total Jateng 6.881
Ilustrasi Covid-19 (Elements Envato)

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan Jubir Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Sasmito harus mengecek ulang datanya.

SuaraJawaTengah.id - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan Jubir Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Sasmito harus mengecek ulang datanya yang menyatakan Kota Surakarta tertinggi kasus aktinya.

Data Satgas dipertanyakan karena tidak mungkin kasus aktif di Solo 7.354 ketika se Jateng "hanya" 6.881 kasus.

Berdasarkan data di corona.jatengprov.go.id, kasus aktif di Kota Surakarta saat ini tercatat 278 kasus.

Data Satgas Covid semakin meragukan jika menilik angka kumulatif sejak Maret 2020 hingga hari ini, kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Surakarta sebanyak 4.862 kasus.

Baca Juga: Wartawan JawaPos TV Dilarikan ke IGD Pasca Divaksin Sinovac

“Ini jangan-jangan beliau keliru, bahwa 7.354 itu mungkin seluruh Jawa Tengah. Catetan saya yang di Solo itu hanya 278. Jauh banget ini,” tutur Ganjar usai acara mangayubagyo purna tugas Asisten Pemerintahan dan Kesra, Sarwa Pramana di Gradhika Bhakti Praja, Jumat (26/2/2021).

Ganjar heran, karena berdasarkan data corona.jatengprov.go.id, di Jateng saat ini terdapat 6.881 kasus aktif. Maka, lanjut Ganjar, tidak mungkin jika kasus aktif di Kota Surakarta mencapai 7.354 kasus.

“Maka sekali lagi, angka 7.354 rasa-rasanya harus dikoreksi. Kenapa? Karena kalau itu nanti disampaikan ceritanya akan beda. Nanti bikin kepanikan baru warga di sana, wah Solo tertinggi padahal tidak gitu lho,” tegasnya.

Ganjar berharap, Satgas Covid-19 lebih berhati-hati lagi dalam rilis data. Sebab, hal ini sudah terjadi beberapa kali. Ganjar pun mengaku siap membantu untuk mensinkronkan data.

“Mudah-mudahan bisa menjadi koreksi bagi prof iku dan temen-temen yang me-launching data kalau lah perlu mengonfirmasi data kepada kami. Kami siap kok untuk membantu. Maka agak berhati-hati sedikit,” tegasnya.

Baca Juga: Buat Sayembara yang Tolak Vaksin Covid-19, Gus Muwafiq: Hadiahnya Umroh

Terlepas dari itu, Ganjar meminta pada warganya untuk memantau perkembangan kasus Covid-19 Jawa Tengah di situs resmi yang dikelola Pemprov Jateng yakni corona.jatengprov.go.id.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait